BANGKALAN || timesmerahputih.com– Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) tahun 2026 di Kabupaten Bangkalan resmi berjalan. Sebanyak 21 titik dengan total anggaran Rp10,5 miliar saat ini ditangani langsung oleh pemerintah pusat.
Kepala PPK Air Minum Satker Wilayah 1 BPBPK Jawa Timur, Helmi, S.T, M.Eng, membenarkan bahwa pelaksanaan PAMSIMAS 2026 di Bangkalan sudah berjalan.
“Kegiatan PAMSIMAS saat ini sudah berjalan melalui Balai BPBPK. Pelaksanaannya secara swakelola tipe 4,” jelasnya, Senin (24/8/2026).
Helmi merinci, dalam skema swakelola tipe 4, pekerjaan dilakukan oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang dibentuk oleh desa. Pelaksanaan di lapangan didampingi oleh tenaga Fasilitator dari BPBPK.
“Pelaksanaannya dilakukan oleh Pokmas yang dibentuk oleh pihak desa dengan didampingi oleh tenaga Fasilitator dalam pelaksanaannya secara swakelola tipe 4,” terangnya.
Dengan anggaran rata-rata Rp500 juta per titik, total nilai kegiatan di 21 titik Bangkalan mencapai Rp10,5 miliar. Program ini masuk melalui jalur aspirasi anggota DPR RI.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bangkalan, Akhmad Roniyun Hamid, S.T., M.M, menegaskan pihaknya tidak terlibat dalam teknis pelaksanaan maupun pengelolaan anggaran.
“Kegiatan PAMSIMAS 2026 adalah program kegiatan dari pusat melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Balai Besar Penyehatan Lingkungan di Wiyung,” ujarnya.
Menurut Akhmad Roniyun, DPRKP Bangkalan hanya menerima surat pemberitahuan terkait adanya program tersebut. Seluruh pengawas, mulai dari pendamping lapangan hingga Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom), juga berasal dari pihak Balai.
“Kita di DPRKP Bangkalan hanya diberi surat pemberitahuan bahwa ada kegiatan PAMSIMAS 2026 melalui jalur aspirator DPR RI yang dilaksanakan Balai Besar/BPBPK Wiyung,” pungkasnya.
Helmi berharap program ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. “Harapannya kegiatan PAMSIMAS dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat dan tentunya tetap mendapat dukungan penuh dari semua pihak terkait atau pemerintah daerah,” katanya.
(Azis).











