SURABAYA — Sekitar 140 peserta Navy Golf Tournament dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Angkatan Laut (TNI AL) tidak hanya datang untuk memburu pukulan terbaik dan gelar juara. Di balik kompetisi yang berlangsung di Bukit Darmo Golf Surabaya, Jumat (11/9/2026), terselip misi kemanusiaan: menggalang donasi bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia yang tengah menghadapi bencana.
Mengusung tema “Bersama TNI Angkatan Laut Peduli dan Berbagi untuk Negeri”, turnamen tersebut menjadikan olahraga sebagai jembatan untuk membangun solidaritas. Setiap ayunan stik, persaingan di lapangan, hingga pertemuan antarpeserta diarahkan menjadi bagian dari semangat berbagi bagi masyarakat yang sedang menghadapi banjir, tanah longsor, gempa bumi maupun erupsi gunung berapi.
Dengan demikian, Navy Golf Tournament memiliki dimensi yang melampaui olahraga. Kompetisi tetap mengedepankan sportivitas, ketepatan, disiplin dan kemampuan, namun seluruh rangkaian kegiatan juga membawa pesan bahwa peringatan HUT TNI AL dapat menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kodiklatal Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr. (Han), Wadan Kodiklatal Laksda TNI Singgih Sugiarto, S.T., M.Si., Dankodikdukum Kodiklatal Laksma TNI Bisyar Adib, S.T., M.M., Dankodikmar Kodiklatal Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Made Sukada, S.E., CHRMP, serta Dirdik Kodiklatal Brigadir Jenderal TNI (Mar) Fransisco Simanjorang, S.H., M.Han.
Kehadiran jajaran pimpinan tersebut memperkuat pesan bahwa semangat pengabdian kepada negeri tidak berhenti pada pelaksanaan tugas institusional. Kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah juga menjadi bagian penting dari semangat kebersamaan dalam memperingati perjalanan panjang TNI AL.
Ketua Panitia Charity Navy Golf Tournament, Laksamana Pertama TNI Sunarto, S.E., M.M., menegaskan bahwa penggalangan donasi merupakan tindak lanjut dari direktif pimpinan TNI Angkatan Laut yang kemudian dituangkan melalui surat perintah Komandan Kodiklatal.
“Tujuan dari kegiatan Charity Navy Golf Tournament ini berangkat dari direktif pimpinan TNI Angkatan Laut yang ditindaklanjuti surat perintah Komandan Kodiklatal untuk menggalang donasi dana dalam rangka membantu masyarakat Indonesia yang saat ini sedang mengalami musibah bencana alam, baik banjir, tanah longsor, gempa, maupun erupsi gunung berapi,” ujar Laksamana Sunarto.
Pernyataan tersebut menempatkan aksi charity bukan sebagai pelengkap kegiatan, melainkan sebagai salah satu pesan utama turnamen. Di tengah suasana kompetisi, perhatian peserta juga diarahkan kepada saudara-saudara sebangsa yang sedang menghadapi kehilangan, kerusakan tempat tinggal, terganggunya aktivitas ekonomi, hingga ketidakpastian akibat bencana.
Dalam situasi seperti itu, bantuan memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar nilai nominal. Donasi menjadi bentuk solidaritas yang menunjukkan bahwa penderitaan akibat bencana tidak dihadapi sendirian.
Karena itu, Laksamana Sunarto mengajak masyarakat dan berbagai pihak untuk turut mengambil bagian dalam gerakan kemanusiaan tersebut.
“Harapan kami, masyarakat ikut berpartisipasi dan menyisihkan dana untuk membantu pemerintah serta meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak musibah,” lanjutnya.
Ajakan tersebut sekaligus memperluas makna charity dalam Navy Golf Tournament. Kepedulian tidak dibatasi oleh status, profesi maupun latar belakang. Siapa pun dapat mengambil bagian sesuai kemampuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Ketika Sportivitas Berubah Menjadi Solidaritas
Golf dikenal sebagai olahraga yang membutuhkan konsentrasi tinggi, ketepatan, pengendalian emosi dan konsistensi. Setiap pukulan memiliki konsekuensi terhadap hasil akhir. Namun dalam Navy Golf Tournament, makna sebuah pukulan tidak berhenti pada skor.
Lapangan golf menjadi ruang perjumpaan berbagai kalangan. Dari ruang tersebut tumbuh silaturahmi, komunikasi dan kebersamaan yang kemudian diarahkan menjadi energi positif untuk kegiatan kemanusiaan.
Di sinilah nilai sportivitas menemukan makna yang lebih luas.
Menjadi juara tentu merupakan prestasi. Namun ada bentuk kemenangan lain yang tidak tercatat dalam papan skor: ketika sebuah kegiatan mampu menggerakkan kepedulian dan menghadirkan manfaat bagi mereka yang sedang tertimpa musibah.
Pesan tersebut menjadi relevan ketika bencana datang tanpa mengenal batas wilayah. Banjir dapat melumpuhkan aktivitas masyarakat, longsor dapat memutus akses, gempa dapat merusak rumah dan fasilitas publik, sementara erupsi gunung berapi dapat memaksa warga meninggalkan tempat tinggalnya.
Dampaknya pun tidak berhenti ketika bencana mereda. Masyarakat masih harus memulihkan kehidupan, aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan dan berbagai kebutuhan dasar.
Karena itu, dukungan dan solidaritas dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam proses pemulihan.
Dari Pukulan Terbaik Menuju Manfaat Terbaik
Navy Golf Tournament HUT ke-81 TNI AL pada akhirnya menghadirkan wajah lain dari sebuah turnamen olahraga. Di satu sisi terdapat kompetisi yang menuntut kemampuan dan profesionalisme. Di sisi lain terdapat kepedulian yang mengajak setiap peserta melihat persoalan masyarakat yang jauh lebih besar dari sekadar hasil pertandingan.
Semangat tersebut menjadikan lapangan golf bukan hanya tempat mengejar skor, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan kepedulian.
Peringatan HUT ke-81 TNI AL pun memperoleh makna yang lebih substantif. Kebersamaan tidak hanya dirayakan melalui kegiatan seremonial, tetapi diterjemahkan menjadi kontribusi bagi masyarakat yang sedang membutuhkan uluran tangan.
Pada akhirnya, ukuran keberhasilan Navy Golf Tournament bukan semata-mata siapa yang berhasil mencatat skor terbaik atau membawa pulang trofi. Ada ukuran lain yang jauh lebih bermakna, yakni seberapa jauh semangat kebersamaan mampu berubah menjadi manfaat bagi sesama.
Sebab pukulan terbaik bukan selalu pukulan yang paling dekat dengan lubang. Pukulan terbaik adalah ketika sportivitas mampu membuka jalan bagi solidaritas, dan sebuah turnamen mampu mengalirkan kepedulian kepada mereka yang sedang berjuang bangkit dari bencana.
Di situlah Navy Golf Tournament HUT ke-81 TNI AL menemukan makna terdalamnya: berkompetisi dengan sportivitas, bersilaturahmi dengan kebersamaan, dan menang dengan berbagi untuk negeri. (Bagas)











