BANGKALAN || timesmerahputih.com – Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Nurlatifah, S.E., M.M., akhirnya mengungkap data resmi penerima Program Revitalisasi Satuan Pendidikan jenjang PAUD/TK APBN Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan data resmi tersebut, total terdapat 51 lembaga yang terdiri dari Taman Kanak-Kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), dan Taman Posyandu yang dinyatakan lolos sebagai penerima program revitalisasi APBN 2026 di Kabupaten Bangkalan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Nurlatifah, S.E., M.M., Rabu (23/09/2026).
Nurlatifah menegaskan bahwa seluruh lembaga penerima wajib melaksanakan program sesuai petunjuk teknis dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan sistem swakelola murni, tanpa melibatkan pihak ketiga.
“Bagi lembaga penerima Revit untuk dapatnya mengikuti petunjuk teknis tentang pelaksanaan Revitalisasi tahun 2026 yang telah ditetapkan oleh Kemendikdasmen, dan semua pencerahan atau bekal waktu mengikuti Bintek Revit oleh kementerian, sehingga pelaksanaan dapat terlaksana secara optimal, begitu juga lembaga selalu respon dengan pendamping dari akademisi yang ditunjuk oleh pusat,” ujarnya,
Nurlatifah menambahkan agar para pengelola lembaga penerima revitalisasi memanfaatkan secara optimal seluruh pembekalan dan pemahaman materi yang telah didapatkan selama mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Revitalisasi bersama pihak kementerian.
“Dan tak kalah pentingnya, lembaga semangat menerima dan semangat serta tanggung jawab dengan pelaporannya,” jelasnya.
Langkah transparansi ini diambil Disdik Bangkalan untuk memastikan pelaksanaan bantuan sarana prasarana pendidikan berjalan akuntabel dan tepat sasaran.
Berikut Daftar Lengkap 51 Lembaga PAUD/TK Penerima Revitalisasi APBN 2026 – Data Resmi Dinas Pendidikan Bangkalan:
1.KB Mafatihul Huda – Blega
2.TK Negeri Pembina Demangan (20571495) – Bangkalan
3.TK Parseh Konang (69989291) – Konang
4.Taman Posyandu Dahlia (69908951) – Kwanyar
5.KB Al-Azhar (69939135) – Klampis
6.KB Nurul Qoryah (69979535) – Konang
7.TK Negeri Pembina Blega (20560570) – Blega
8.TK Sabilul Rohmah (69942350) – Tanah Merah
9.TK Amanah (20560622) – Modung
10.TK Al Azhar (70042125) – Geger
11.TK Al Asy’ari (20577066) – Labang
12.TK Al Hidayah (69968848) – Sepulu
13.TK Nurul Husain (69964917) – Kokop
14.TK Al Mursyidiyah (69911499) – Kokop
15.TK Akhlaq Mulia (69893942) – Tanjungbumi
16.KB Al Mastur (70002061) – Tanjungbumi
17.TK Tanwirul Afkar (69911437) – Klampis
18.TK Babus Salam (69972131) – Kokop
19. TK Aisyiyah Bustanul Athfal 10 (69942346) – Bangkalan
20.TK Harapan Bangsa (70035080) – Bangkalan
21.TK Al Kayyis (70038720) – Bangkalan
22.TK PGRI (20560580) – Blega
23.TK Kanzul Ulum (20560269) – Burneh
24.TK Plus Al-Ibrohimy (20560641) – Galis
25.TK Nurul Basmalah (69976764) – Galis
26.TK Blateran Ceria (70008443) – Galis
27.TK Darussalam Walisongo (69909150) – Geger
28.TK Hamaasa Darussalam (70004760) – Geger
29.TK Aisyiyah Bustanul Athfal VIII (20566443) – Kamal
30.TK Al Wasilah (69962651) – Kokop
31.TK Miftahul Ulum (70002933) – Konang
32.TK Annawawiyah (70010885) – Konang
33.TK An-Nasyiriyah (70036104) – Konang
34.TK Muslimat NU Nulifa (20560374) – Kwanyar
35.TK Alqur’an Attarbiyah (70041703) – Tanah Merah
36.TK Alqur’an Al Maimun (69959073) – Tanjungbumi
37.TK Al-Muntahe (69980355) – Tanjungbumi
38.TK Plus Raudlatul Jannah (20560657) – Galis
39.TKS Al Rofiiyah (69727014) – Klampis
40.TK Nurul Hidayah (69967470) – Kamal
41.TK Miftahul Huda (69910425) – Tanah Merah
42.KB Uyunut Tafkir (69866645) – Blega
43.KB Bustanul Hidayah (69929733) – Blega
44.KB Al Islamiyah (69925451) – Geger
45.KB Darul Muin (69866651) – Konang
46.KB Al Anwar As-Sholah (70015341) – Konang
47.TK Al Hidayah (70036103) – Konang
48.TK Assyuhada’ (20566947) – Modung
49.TK Miftahul Khoir (20570650) – Tanah Merah
50.TK Nurul Islami (70046492) – Tanah Merah
51.KB Al Falah (69969529) – Tanjung Bumi
Dengan rilisnya daftar ini, Dinas Pendidikan berharap masyarakat turut mengawal jalannya pembangunan agar mutu fasilitas belajar bagi generasi emas Bangkalan bisa terwujud secara maksimal, transparan, serta bebas dari intervensi pihak ketiga yang melanggar aturan juknis.
(Azis).










