Kapolri Tegas: Melemahkan Polri Sama dengan Melemahkan Negara dan Presiden

Jakarta —Times Merah Putih.com//Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa setiap upaya untuk melemahkan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sama artinya dengan melemahkan negara dan sekaligus melemahkan Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolri dalam pernyataan resminya menanggapi berbagai dinamika dan kritik yang dinilai berpotensi mendelegitimasi peran strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan penegakan hukum nasional.

“Upaya melemahkan Polri pada hakikatnya adalah upaya melemahkan negara dan Presiden. Polri adalah alat negara yang memiliki mandat konstitusional untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta menegakkan hukum demi melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” tegas Jenderal Listyo Sigit.

Kapolri menekankan bahwa Polri merupakan garda terdepan dalam menjaga stabilitas nasional, termasuk dalam menghadapi ancaman kejahatan, radikalisme, terorisme, narkotika, serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya.

Menurutnya, kritik yang konstruktif tetap dibutuhkan dalam negara demokrasi, namun tidak boleh mengarah pada upaya sistematis yang dapat melemahkan institusi negara dan menurunkan kepercayaan publik terhadap Polri.

“Polri terbuka terhadap kritik dan evaluasi. Namun, kritik harus bersifat membangun, bukan untuk melemahkan kewibawaan negara. Kita harus menjaga soliditas nasional demi kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Fast Respon, Agus Flores, memberikan apresiasi tinggi atas sikap tegas Kapolri dalam menjaga marwah dan kewibawaan institusi Polri. Menurutnya, pernyataan Kapolri mencerminkan komitmen kuat dalam mempertahankan peran strategis Polri sebagai pilar utama penegakan hukum dan stabilitas nasional.

“Kami mengapresiasi sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pernyataan tersebut sangat penting untuk menegaskan bahwa Polri adalah bagian vital dari negara. Melemahkan Polri berarti melemahkan negara dan kepemimpinan nasional,” tegas Agus Flores.

Agus Flores juga menilai bahwa di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit, Polri terus menunjukkan komitmen dalam reformasi internal, peningkatan profesionalisme, serta penguatan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolri pun menegaskan komitmen Polri untuk terus melakukan reformasi internal, meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam rangka memperkuat kepercayaan publik serta mendukung penuh agenda pemerintahan Presiden dalam menjaga stabilitas dan pembangunan nasional.

Reporter ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Gerakan Pemuda Ansor dan IRMAS Dadapan Gelar Kerja Bakti Perluasan Area Parkir Masjid Jami Baiturrahman

DADAPAN, KABAT –Times merah putih.com// 31 Mei 2026 ,Gerakan Pemuda Ansor bersama Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, ...

PADI KOBARKAN GERAKAN POLITIK BERKARAKTER MENUJU INDONESIA BERDAULAT DAN BERMARTABAT

SURABAYA – Semangat perjuangan dan nasionalisme Indonesia pernah berkobar menggetarkan dunia, Partai Amanat Demokrasi Indonesia (PADI) mengumandangkan tekad besar untuk ...

Cherie dan Vivianne Wangsa Harumkan Banyuwangi di Champs Universal Music Festival 2026

BANYUWANGI – Dua talenta muda asal Banyuwangi, Cherie Callista Wangsa dan Vivianne Vernetta Wangsa, sukses mengharumkan nama Indonesia pada ajang ...

Pemkab Bangkalan Kembali Raih WTP Dari BPK RI Atas LHP Dan LKPD Tahun 2025.

Bangkalan | Times Merah Putih.Com-Pemerintah Kabupaten Bangkalan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI ...

PARTAI PSI DPC GROGOL ADAKAN RAKORCAM UNTUK MELENGKAPI VERFAK ( VERIFIKASI FAKTUAL ) KE BAWASLU

SURAKARTA , 30/05/2026 - DPC Partai PSI Kecamatan Grogol melaksanakan Rapat korodinasi kecamatan (RAKORCAM) di salah satu Rumah makan vavorit ...

MAKI Jatim Inisiasi “Rumah Besar” Ekonomi Kreatif: Menyatukan Talenta, Menggerakkan Ekonomi, dan Mengantarkan Jawa Timur Menjadi Pusat Industri Kreatif Nasional

SURABAYA, 30 Mei 2026 – Di tengah perubahan besar perekonomian dunia yang semakin bertumpu pada kreativitas, inovasi, dan teknologi, Jawa ...
error: Content is protected !!