Beranda / Berita Terkini / Diduga Langgar SOP, Dapur MBG Bukit Malintang Gunakan Air Sungai untuk Cuci Peralatan dan Bahan Makanan

Diduga Langgar SOP, Dapur MBG Bukit Malintang Gunakan Air Sungai untuk Cuci Peralatan dan Bahan Makanan

Spread the love

Mandailing Natal — Dugaan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bukit Malintang kian memantik perhatian publik. Penggunaan air sungai dalam aktivitas dapur MBG menuai sorotan tajam masyarakat dan mendorong desakan pengawasan lebih ketat dari pihak berwenang.

Pengawas MBG Bukit Malintang, Wahyu, membenarkan bahwa air sungai digunakan untuk mencuci peralatan makan serta bahan pangan.

Menurutnya, kondisi tersebut dilakukan karena keterbatasan sumber air bersih di lokasi dapur MBG.

Ia mengungkapkan, pihak pengelola sebelumnya telah berupaya menyediakan sumber air mandiri melalui pembangunan sumur bor.

Namun, air yang dihasilkan dinilai tidak layak pakai karena berwarna kuning.

“Kami sudah buat sumur bor, tapi airnya kuning. Karena itu, kami mencuci di sungai,” ujar Wahyu saat dikonfirmasi wartawan.

Meski demikian, Wahyu menepis tudingan bahwa air sungai yang digunakan merupakan air tercemar limbah buang air besar. Ia menegaskan air sungai yang dimanfaatkan berada dalam kondisi bersih.

“Air sungai itu bersih, bukan bekas air BAB seperti yang dituduhkan,” tegasnya.

Sementara itu, kekhawatiran datang dari masyarakat Bukit Malintang. Warga menilai penggunaan air sungai berisiko terhadap kesehatan anak-anak penerima MBG, mengingat hulu sungai tersebut diketahui digunakan untuk aktivitas mandi, mencuci, dan buang air besar oleh sebagian warga.

Perbedaan pandangan antara masyarakat dan pihak pengelola MBG ini memicu desakan agar Satuan Tugas MBG Kabupaten Mandailing Natal turun langsung ke lapangan guna melakukan pengecekan secara menyeluruh.

Warga meminta dilakukan evaluasi terhadap kelayakan sumber air, proses pengolahan makanan, hingga kepatuhan pelaksana terhadap SOP MBG. Mereka menegaskan bahwa program nasional yang menyasar pemenuhan gizi anak harus dijalankan dengan standar kesehatan yang ketat dan tidak boleh menimbulkan risiko baru.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menantikan langkah konkret dari pemerintah daerah dan Satgas MBG untuk memastikan keamanan pelaksanaan program serta menjamin tujuan utama MBG benar-benar tercapai.
(Magrifatulloh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Diskusi Kebangsaan Bersama Bupati Banyuwangi, Tegaskan Keterbukaan dan Kepatuhan pada Aturan

Banyuwangi, 26 Februari 2026 -Times Merah putih.com//Suasana hangat namun penuh keseriusan terasa di Rumah Kebangsaan Banyuwangi saat digelar diskusi bersama ...

Safari Ramadhan di Masjid Jami Baiturrahman Dadapan Berlangsung Sukses, Diisi Pembagian Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis

Banyuwangi –Times Merah putih.com//tgl  26 Febuari 2026. Kegiatan Safari Ramadhan yang dirangkai dengan pembagian sembako untuk kaum dhuafa serta layanan ...

Polresta Sorong Kota Bagikan 200 Takjil kepada Pengguna Jalan, Wujud Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Kota Sorong PBD -Times merah putih.com//Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di bulan suci Ramadhan, Polresta Sorong Kota ...

MAKI Jatim Nandur Becik di Hari Kedelapan Bagi 1000 Tajil di By Pass Juanda, Merajut Berkah Raih HidayahNya

Sidoarjo, 26 Februari 2026 – Ramadhan adalah musim di mana langit terasa lebih dekat dan doa-doa melayang lebih ringan. Ia ...

Sat Samapta Polres Klungkung Berbagi Takjil, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan

Klungkung –Times merah putih.com//Dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan 1447 H / 2026 M, Satuan Samapta Polres Klungkung menggelar kegiatan ...

Kasatlantas Polres Bojonegoro Cek Kelayakan Ranmor dan Randis, Pastikan Armada Siap Layani Masyarakat

Bojonegoro –Times Merah putih.com//Dalam rangka menunjang performa serta memastikan kelayakan kendaraan operasional, Polres Bojonegoro melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) melaksanakan ...
error: Content is protected !!