Heru MAKI, Ramadan Pelita Umat dan Jalan Menuju Kesalehan Sosial

Sidoarjo, 17 Februari 2026 – Datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah adalah anugerah yang tak ternilai. Ia hadir bukan sekadar sebagai penanda waktu, melainkan sebagai pelukan kasih dari Allah SWT bagi hamba-hamba-Nya yang rindu akan ampunan, kedamaian, dan pembaruan diri. Ramadan adalah bulan ketika langit seakan lebih dekat, doa-doa lebih khusyuk terangkat, dan hati-hati yang lelah menemukan ketenangan.

Keluarga Besar Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Jawa Timur (MAKI Jatim) menyambut bulan suci ini dengan penuh syukur seraya mengucapkan, Marhaban Ya Ramadan. Sebuah sapaan hangat yang bermakna: selamat datang wahai bulan yang membawa rahmat, ampunan, dan keberkahan.

Ketua Koordinator Wilayah Provinsi Jawa Timur, Heru Satriyo, S.IP, menyampaikan bahwa puasa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, puasa adalah latihan kesabaran, madrasah kejujuran, serta jalan sunyi untuk membersihkan hati dari sifat-sifat tercela.

“Ramadan adalah momentum untuk kembali menata niat, meluruskan langkah, dan memperbaiki diri. Puasa mengajarkan kita arti pengendalian diri, keikhlasan, dan tanggung jawab, baik kepada Allah maupun kepada sesama manusia,” ujarnya.

Dalam ibadah puasa, manusia belajar bahwa integritas sejati lahir dari kesadaran batin. Saat seseorang tetap menjaga puasanya meski tak ada yang melihat, di situlah nilai kejujuran tumbuh. Ketika ia menahan amarah, mengendalikan lisan, serta menolak perbuatan zalim, di situlah iman menempa karakter.

Ramadan juga mengajarkan empati. Rasa lapar yang dirasakan menjadi pengingat akan penderitaan saudara-saudara yang kekurangan. Dari situlah tumbuh kepedulian, zakat ditunaikan, sedekah dilipatgandakan, dan tangan-tangan kebaikan saling terulur.

Semangat puasa sejatinya melahirkan pribadi yang lebih bersih, masyarakat yang lebih peduli, serta kehidupan sosial yang lebih berkeadilan. Nilai kesederhanaan dan amanah yang dipupuk selama Ramadan hendaknya tidak berhenti di penghujung Syawal, melainkan terus hidup dalam perilaku sehari-hari.

Ramadan 1447 Hijriah diharapkan menjadi titik awal kebangkitan moral dan spiritual. Saat hati disucikan, pikiran dijernihkan, dan niat diluruskan, maka lahirlah insan yang berintegritas dan masyarakat yang berakhlak mulia.

Dengan penuh harap dan doa, semoga Ramadan tahun ini menjadi wasilah turunnya keberkahan, kesehatan, serta kedamaian bagi seluruh umat. Semoga setiap tetes keringat dalam berpuasa, setiap doa dalam sujud malam, dan setiap sedekah yang diberikan menjadi cahaya yang menerangi kehidupan di dunia dan akhirat.

Marhaban Ya Ramadan 1447 Hijriah.
Semoga kita semua diberi kekuatan menjalankan ibadah puasa dengan penuh keimanan, kesabaran, dan keikhlasan, hingga kembali menjadi pribadi yang lebih suci dan diridai Allah SWT. (Bagas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Gerakan Pemuda Ansor dan IRMAS Dadapan Gelar Kerja Bakti Perluasan Area Parkir Masjid Jami Baiturrahman

DADAPAN, KABAT –Times merah putih.com// 31 Mei 2026 ,Gerakan Pemuda Ansor bersama Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, ...

PADI KOBARKAN GERAKAN POLITIK BERKARAKTER MENUJU INDONESIA BERDAULAT DAN BERMARTABAT

SURABAYA – Semangat perjuangan dan nasionalisme Indonesia pernah berkobar menggetarkan dunia, Partai Amanat Demokrasi Indonesia (PADI) mengumandangkan tekad besar untuk ...

Cherie dan Vivianne Wangsa Harumkan Banyuwangi di Champs Universal Music Festival 2026

BANYUWANGI – Dua talenta muda asal Banyuwangi, Cherie Callista Wangsa dan Vivianne Vernetta Wangsa, sukses mengharumkan nama Indonesia pada ajang ...

Pemkab Bangkalan Kembali Raih WTP Dari BPK RI Atas LHP Dan LKPD Tahun 2025.

Bangkalan | Times Merah Putih.Com-Pemerintah Kabupaten Bangkalan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI ...

PARTAI PSI DPC GROGOL ADAKAN RAKORCAM UNTUK MELENGKAPI VERFAK ( VERIFIKASI FAKTUAL ) KE BAWASLU

SURAKARTA , 30/05/2026 - DPC Partai PSI Kecamatan Grogol melaksanakan Rapat korodinasi kecamatan (RAKORCAM) di salah satu Rumah makan vavorit ...

MAKI Jatim Inisiasi “Rumah Besar” Ekonomi Kreatif: Menyatukan Talenta, Menggerakkan Ekonomi, dan Mengantarkan Jawa Timur Menjadi Pusat Industri Kreatif Nasional

SURABAYA, 30 Mei 2026 – Di tengah perubahan besar perekonomian dunia yang semakin bertumpu pada kreativitas, inovasi, dan teknologi, Jawa ...
error: Content is protected !!