1.000 Ta’jil, 1.000 Makna: Aksi MAKI Jatim Menyalakan Empati di Senja Ramadan

Sidoarjo, 17 Maret 2026 — Ramadan tak pernah sekadar hadir sebagai penanda waktu dalam kalender Hijriah. Ia datang membawa pesan yang lebih dalam: mengajak manusia menengok kembali makna hidup, menata ulang prioritas, serta menghidupkan kepekaan terhadap sesama.

Di bulan penuh berkah ini, ritme kehidupan yang biasanya bergerak cepat seolah diperlambat. Manusia diajak berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia, merenungkan bahwa kehidupan bukan semata tentang kepemilikan, melainkan tentang kebermaknaan.

Puasa mengajarkan kesederhanaan yang kerap terlupakan. Lapar dan dahaga yang ditahan sejak fajar hingga senja menjadi jembatan empati membuka ruang kesadaran akan realitas hidup mereka yang setiap hari bergelut dengan keterbatasan.

Dari situlah empati tumbuh. Dari situlah kepedulian menemukan pijakannya.

Nilai-nilai itulah yang dihidupkan oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur melalui aksi sosial berbagi ta’jil di penghujung Ramadan.

Pada hari ke-27 Ramadan 1447 Hijriah, suasana sore di kawasan Jalan Panglima Sudirman Surabaya menjadi saksi sebuah gerakan sederhana namun sarat makna. Di tengah padatnya arus lalu lintas menjelang waktu berbuka, para relawan MAKI berdiri di tepi jalan, menyapa masyarakat dengan senyum tulus.

Satu per satu paket ta’jil dibagikan kepada para pengendara mulai dari ojek daring, pekerja harian, hingga warga yang tengah bergegas pulang.

Sebanyak 1.000 paket ta’jil disalurkan. Isinya mungkin sederhana, namun mengandung pesan kebersamaan yang kuat: nasi ayam goreng lengkap dengan sambal dan lalapan, kurma, minuman segar es melon dengan irisan blewah, serta aneka gorengan.

Bagi sebagian orang, itu hanyalah hidangan pembuka puasa. Namun bagi yang merasakan, setiap paket adalah simbol kepedulian tanda bahwa di tengah kerasnya kehidupan kota, masih ada tangan-tangan yang terulur dengan keikhlasan.

Ketua MAKI Koordinator Wilayah Jawa Timur, Heru Satriyo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata rasa syukur atas nikmat yang diberikan Tuhan.

“Syukur tidak cukup diucapkan. Ia harus diwujudkan dalam tindakan yang memberi manfaat. Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperkuat kepedulian sosial,” ujarnya.

Bagi MAKI, aksi ini lebih dari sekadar kegiatan berbagi. Organisasi yang dikenal konsisten dalam gerakan antikorupsi tersebut meyakini bahwa perubahan sosial tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga pada kesadaran moral masyarakat.

Nilai kejujuran, integritas, dan kepedulian harus terus dirawat dalam kehidupan sehari-hari. Dari sanalah fondasi masyarakat yang adil dan bermartabat akan tumbuh.

Menjelang waktu berbuka, langit Surabaya perlahan berpendar jingga. Di bawah cahaya senja itu, para relawan masih setia membagikan ta’jil.

Senyum-senyum kecil tampak di wajah para penerima. Tanpa panggung megah. Tanpa seremoni berlebihan. Namun hadir kebahagiaan yang tulus.
Sebab sering kali, kebahagiaan paling jujur justru lahir dari perhatian sederhana yang diberikan dengan hati yang ikhlas.

Aksi berbagi di persimpangan jalan itu menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan masih hidup. Bahwa di balik dinamika kota yang keras, selalu ada ruang bagi kasih sayang dan kebersamaan.

Pada akhirnya, Ramadan bukan hanya tentang hubungan manusia dengan Tuhannya, tetapi juga tentang bagaimana ia memperbaiki hubungannya dengan sesama.

Karena kemuliaan tidak diukur dari apa yang dimiliki, melainkan dari seberapa besar manfaat yang mampu diberikan.

Dan di tengah lalu lintas yang terus bergerak sore itu, satu pelajaran sederhana kembali menguat: bahwa kebaikan sekecil apa pun selalu memiliki kekuatan untuk menyalakan harapan. (Wwn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Sambut HUT RI Ke-81, PUDAM Sumber Sejahtera Bangkalan Beri Diskon 45 Persen Pemasangan Sambungan Baru

BANGKALAN – PUDAM Sumber Sejahtera Kabupaten Bangkalan menghadirkan program Gebyar Diskon HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81 sebagai bentuk apresiasi kepada ...

AHY: Kerapan Sapi Cerminkan 3 Karakter Masyarakat Madura, Kerja Keras, Berani, dan Kehormatan

BANGKALAN || timesmerahputih.com— Ajang Kerapan Sapi Piala AHY sukses digelar di Stadion R.P. Moch. Noer, Kabupaten Bangkalan, Madura, Minggu, 2 ...

MERIAH! AJANG KERAPAN SAPI PIALA AHY SUKSES GELAR 64 PASANG SAPI TERBAIK SE-MADURA

BANGKALAN || Times Merah Putih.Com-Semarak budaya Madura kembali menggema. Ajang Kerapan Sapi Piala AHY sukses digelar di Stadion Kerapan Sapi ...

RAYAKAN ULANG TAHUN KE-75, SMPK SANTO YUSUP BANYUWANGI MENAMPILKAN PENTAS SENI KOLOSAL YANG MENGANDUNG NILAI PANCASILA DAN BUDAYA DAERAH DI BUMI BLAMBANGAN

Banyuwangi – Media Indonesia Times | Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75, SMPK Santo Yusup Banyuwangi menggelar pentas ...

TNI AL dan Pemkab Banyuwangi Kelola 1.200 Hektare Lahan untuk Dukung Produksi Kedelai Nasional

BANYUWANGI - Times Merah putih.com//TNI AL bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus menggenjot produksi kedelai untuk mendukung upaya pemerintah pusat dalam ...

*Beraksi di Dini Hari, Operasi Senyap Komplotan ABH Pembobol Ruko dan Sekolah Digulung Tim Macan Blambangan*

Banyuwangi — Times Merah putih.com//Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyuwangi melalui Unit Reaksi Cepat (URC) Macan Blambangan berhasil membongkar dan ...
error: Content is protected !!