Aspal Baru Sudah Rusak, Proyek Jalan Paket 12 Banjarmasin Diduga Bermasalah, APH Diminta Turun Tangan

BANJARMASIN – Proyek pemeliharaan berkala jalan Paket 12 Tahun Anggaran 2025 di Kota Banjarmasin menuai sorotan tajam. Pekerjaan yang seharusnya meningkatkan kualitas infrastruktur justru diduga dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi teknis.

Pantauan wartawan pada Minggu (22/3/2026) di Jalan Gang Pendamai, Kelurahan Telawang, menemukan kondisi proyek yang memprihatinkan. Papan informasi kegiatan bahkan terlihat tergeletak jatuh di samping jalan, seolah tak terurus.

Berdasarkan data di papan proyek, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Astana Surya Mandiri dengan pengawasan CV Cloudye Loenha Engineering, di bawah Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Banjarmasin. Nilai kontrak tercatat sebesar Rp147.334.000 dengan masa kerja 45 hari kalender.

Namun fakta di lapangan berbanding terbalik. Aspal terlihat kasar, tidak merata, dan di berbagai titik batu-batu muncul ke permukaan, padahal proyek baru saja rampung.

“Baru selesai tapi sudah seperti ini, jelas kualitasnya dipertanyakan,” ujar salah satu warga yang melintas.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan kuat adanya kelalaian bahkan indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan. Penggunaan material diduga tidak sesuai standar, hingga muncul dugaan pengurangan volume aspal.

Minimnya kualitas hasil pekerjaan juga mengindikasikan lemahnya pengawasan dari pihak terkait, baik dari konsultan pengawas maupun internal Dinas PUPR.

Situasi ini memicu desakan agar Aparat Penegak Hukum (APH) dan Inspektorat segera turun tangan melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek tersebut.

Jika terbukti terjadi pelanggaran, pihak-pihak yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Ir. Kartika Estaurina, S.T., terkesan bungkam saat dikonfirmasi.

Upaya konfirmasi melalui panggilan dan pesan WhatsApp tidak mendapat respons, meskipun pesan telah terbaca.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Dinas PUPR Kota Banjarmasin terkait dugaan buruknya kualitas proyek jalan Paket 12 tersebut.

(Raihan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

*Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan 23 Ribu Benih Lobster*

BANYUWANGI — Times Merah putih.com//Unit I Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyuwangi berhasil mengungkap dan menindak kasus dugaan tindak pidana ...

Kapolres Bangkalan Takziah ke Rumah Duka Istri Kasat Samapta

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bangkalan Ny. Tiffany Wibowo melaksanakan takziah ...

PW FRN DPC Banyuwangi Kecam Keras Dugaan Intimidasi Wartawan, Minta Pelaku Diproses dan Proyek Swakelola Dievaluasi

BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Pengurus Wilayah Fast Respon Nusantara (PW FRN) DPC Banyuwangi mengecam keras dugaan intimidasi terhadap wartawan saat ...

DPPKP BANGKALAN GELAR PELATIHAN ROTAVATOR DI BURNEH, LIBATKAN PPL DAN KELOMPOK TANI

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan teknis petani serta operator, Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan ...

KONDISI EKONOMI SULIT, FORUM PEMUDA BANGKALAN DESAK PEJABAT HADIRKAN PROGRAM NYATA

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Kondisi perekonomian warga Bangkalan yang masih terpuruk menjadi sorotan Forum Pemuda Bangkalan. Organisasi kepemudaan ini mendesak ...

PEMKAB BANGKALAN KEBUT BANGUN SEKOLAH RAKYAT DI GEGER, TARGET DIGUNAKAN 2027

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com– Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Kaktol Barat, Kecamatan ...
error: Content is protected !!