Gugur di Tepi Jalan Kota Tukang Sapu Surabaya Meninggal Saat Menjalankan Tugas, Potret Sunyi Pengabdian Pekerja Kebersihan

Surabaya — Ia tak membawa senjata, tak pula mengenakan seragam kebesaran. Senjatanya hanya sapu lidi, rompin lusuh, dan kesetiaan pada pekerjaan yang kerap luput dari sorotan.

Namun pada Rabu siang, 14 Januari 2026, pengabdian Sudikin (63) berhenti selamanya di tepi Jalan Raya Margorejo Indah, Surabaya.

Sudikin, petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kota Surabaya, warga Sambikerep, meninggal dunia saat menjalankan tugas rutin membersihkan jalan di wilayah Rayon Selatan 01. Ia gugur di jam kerja, dalam senyap, jauh dari keluarga sebuah akhir yang ironis bagi mereka yang seumur hidup menjaga wajah kota tetap bersih.

Hari itu berjalan seperti hari-hari sebelumnya. Sudikin dan rekannya, Zain, mulai bekerja sejak pukul 04.00 WIB. Menyapu debu, sisa sampah, dan jejak aktivitas kota yang tak pernah benar-benar tidur.

Bertahun-tahun pekerjaan itu ia lakoni tanpa keluhan, tanpa headline. Menjelang pukul 11.00 WIB, Sudikin berhenti sejenak. Di bawah naungan pohon di pinggir jalan, ia duduk, minum air, mengatur napas. Tak ada tanda-tanda darurat. Tak ada teriakan minta tolong. Namun tak lama setelah berdiri, tubuhnya limbung.

“Sebelum kejadian, saya izin ke belakang sebentar. Pas saya balik, Dikin sudah jatuh dan pingsan,” tutur Zain, matanya berkaca-kaca saat ditemui di lokasi kejadian.
Zain berusaha secepat mungkin menolong. Tubuh Sudikin digotong, napasnya masih terasa. Tapi harapan itu singkat.
Masih bernapas waktu saya angkat. Tapi beberapa saat kemudian beliau meninggal,” ujarnya lirih.

Peristiwa tersebut segera dilaporkan. Petugas Polsek Wonocolo mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan pemeriksaan awal, pihak kepolisian menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
“Korban diduga meninggal akibat penyakit jantung,” kata petugas kepolisian di lokasi.

Saat awak media mencoba meminta keterangan lebih lanjut, Kanit Intelkam Polsek Wonocolo, APK Taufik, menyatakan bahwa perkara tersebut bukan ranah Intelkam dan mengarahkan konfirmasi kepada Kanit Reskrim, Ipda Rohim. Jenazah Sudikin kemudian ditangani oleh petugas Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kepergian Sudikin menyisakan duka mendalam, terutama bagi rekan-rekannya sesama petugas kebersihan, pekerja yang setiap hari berjibaku dengan panas, debu, dan risiko kesehatan, namun jarang mendapat ruang dalam percakapan publik. Ia meninggal di tengah tugas negara, tanpa sorak, tanpa upacara. Jalan yang ia bersihkan akan kembali dilalui ribuan kendaraan, mungkin tanpa satu pun yang tahu bahwa di sanalah seorang tukang sapu kota menghembuskan napas terakhirnya.

Peristiwa ini kembali membuka pertanyaan lama: Sejauh mana perlindungan kesehatan, jam kerja, dan pengawasan medis bagi para pekerja kebersihan kota yang menjadi garda terdepan kebersihan urban?.

Sudikin telah selesai menjalankan tugasnya. Kini, giliran negara dan kota ini untuk memastikan bahwa pengabdian serupa tak lagi berakhir dalam senyap. (Bagas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

*Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan 23 Ribu Benih Lobster*

BANYUWANGI — Times Merah putih.com//Unit I Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyuwangi berhasil mengungkap dan menindak kasus dugaan tindak pidana ...

Kapolres Bangkalan Takziah ke Rumah Duka Istri Kasat Samapta

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bangkalan Ny. Tiffany Wibowo melaksanakan takziah ...

PW FRN DPC Banyuwangi Kecam Keras Dugaan Intimidasi Wartawan, Minta Pelaku Diproses dan Proyek Swakelola Dievaluasi

BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Pengurus Wilayah Fast Respon Nusantara (PW FRN) DPC Banyuwangi mengecam keras dugaan intimidasi terhadap wartawan saat ...

DPPKP BANGKALAN GELAR PELATIHAN ROTAVATOR DI BURNEH, LIBATKAN PPL DAN KELOMPOK TANI

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan teknis petani serta operator, Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan ...

KONDISI EKONOMI SULIT, FORUM PEMUDA BANGKALAN DESAK PEJABAT HADIRKAN PROGRAM NYATA

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Kondisi perekonomian warga Bangkalan yang masih terpuruk menjadi sorotan Forum Pemuda Bangkalan. Organisasi kepemudaan ini mendesak ...

PEMKAB BANGKALAN KEBUT BANGUN SEKOLAH RAKYAT DI GEGER, TARGET DIGUNAKAN 2027

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com– Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Kaktol Barat, Kecamatan ...
error: Content is protected !!