Jakarta –Times Merah putih.com//Isu terkait adanya ramalan kudeta terhadap Presiden Prabowo Subianto menuai bantahan keras dari Ketua Umum Fast Respon Counter Polri, Agus Flores. Ia menilai narasi tersebut tidak berdasar dan cenderung mengarah pada provokasi yang berpotensi meresahkan masyarakat.
Agus secara tegas menyebut pihak yang menyebarkan ramalan tersebut sebagai tidak bertanggung jawab. Ia bahkan melabeli narasi tersebut sebagai bentuk kebodohan publik yang sengaja digiring untuk menciptakan kegaduhan.
“Isu kudeta itu tidak masuk akal. Itu narasi sesat yang bisa menyesatkan publik dan memicu keresahan,” tegasnya.
Menurut Agus, kondisi negara saat ini berada dalam situasi yang aman dan terkendali. Ia menilai seluruh program pemerintahan Presiden Prabowo berjalan dengan baik, serta mendapat dukungan penuh dari aparat penegak hukum.
Ia juga menegaskan bahwa hubungan antara Presiden Prabowo dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo serta institusi TNI berada dalam kondisi solid dan harmonis.
“Tidak ada gejolak. Hubungan Presiden, Kapolri, dan TNI sangat baik. Stabilitas nasional tetap terjaga,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agus yang juga dikenal sebagai Raden Mas Agus Satrodiarjo itu menyatakan keyakinannya bahwa kepemimpinan Presiden Prabowo akan berlanjut hingga dua periode. Ia juga berharap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dapat terus menjabat hingga masa pensiun pada tahun 2028 demi menjaga kesinambungan program keamanan nasional.
Dalam pernyataannya, Agus turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas nasional serta mendukung program pemerintah demi kepentingan bersama.
“Jangan mudah percaya dengan narasi liar. Negara ini kuat, dan semua elemen harus menjaga persatuan,” pungkasnya.
Reporter NURSALIM











