Bongkar Jaringan Pasir diduga Ilegal Banyuwangi! LIRA Ancam Laporkan ke KPK–BPK, Jalur Blimbingsari–Muncar Disinyalir Terstruktur

Banyuwangi — Dugaan praktik distribusi material pasir dari aktivitas tambang tanpa izin di wilayah Blimbingsari kian menguat dan menjadi sorotan publik. Aktivitas pengiriman pasir diduga berlangsung aktif dengan tujuan wilayah Muncar sebagai titik penerimaan material.

Berdasarkan informasi di lapangan, pengiriman disebut menggunakan surat jalan dengan identitas pengirim berinisial “IM”. Nama ini kini menjadi perhatian serius untuk ditelusuri dalam rantai distribusi material yang diduga berasal dari tambang ilegal.

Sumber menyebutkan, wilayah Muncar diduga menjadi lokasi penampungan material dari kawasan Blimbingsari. Pola distribusi yang terindikasi terorganisir memunculkan dugaan adanya jaringan yang bekerja secara sistematis.

Menanggapi hal tersebut, Bupati LSM LIRA Banyuwangi, Gery Oktavian, menyatakan sikap tegas dan memastikan langkah hukum akan dibawa hingga ke tingkat pusat.

“Kami akan membawa persoalan ini ke pusat. Dalam waktu dekat, laporan resmi akan kami sampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi dan Badan Pemeriksa Keuangan untuk menelusuri dugaan pelanggaran serta potensi kerugian negara,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya akan menggalang komunikasi dengan jaringan di tingkat pusat agar kasus ini tidak berhenti di daerah.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan Om Busman di pusat agar persoalan ini mendapat atensi serius. Ini tidak boleh dibiarkan,” ujarnya.

Gery menilai, jika dugaan ini benar, maka praktik tersebut bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan indikasi kuat adanya jaringan distribusi ilegal yang merugikan masyarakat dan negara.

“Jangan hanya pelaku di lapangan yang disentuh. Telusuri aktor besar di belakangnya. Kalau ada jaringan, bongkar sampai ke akar-akarnya,” tegasnya lagi.

Selain melanggar hukum, aktivitas tambang ilegal juga berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, merusak infrastruktur jalan, serta mengancam masa depan generasi penerus bangsa.

Sementara itu, sikap sejumlah sopir pengangkut material yang dinilai kurang kooperatif saat dikonfirmasi awak media turut memicu sorotan. Dugaan adanya sikap arogan dan merasa kebal hukum semakin memperkuat persepsi publik bahwa aktivitas tersebut berjalan tanpa rasa takut terhadap penegakan aturan.

Masyarakat pun mendesak aparat penegak hukum segera bertindak cepat dan transparan. Harapan juga diarahkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar penanganan tambang ilegal di Banyuwangi dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Sonny T. Danaparamita Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Mondoluko Banyuwangi

BANYUWANGI —Times merah putih.com//Anggota DPR RI/MPR RI Sonny T. Danaparamita, S.H., M.H., menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama masyarakat ...

Cegah Karhutla, Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Hutan dan Lahan

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H., mengeluarkan himbauan kepada seluruh ...

Sambut HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polres Bangkalan Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah Gandeng Komunitas Ojol

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangkalan ...

Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo Keluarkan Himbauan Antisipasi Balap Liar: Jangan Jadi Penonton, Jangan Jadi Pelaku

BANGKALAN || timesmerahputih.com - Kepolisian Resor (Polres) Bangkalan terus meningkatkan upaya pencegahan aksi balap liar yang meresahkan masyarakat. Kapolres Bangkalan, ...

Perbaikan Jalan Tunjung-Binoh Ruas Pasar Tonaan Belum Terealisasi, Warga Pertanyakan Komitmen, PUPR: Penyedia Masih Menunggu Antrian AMP

BANGKALAN || timesmerahputih.com - Janji Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melanjutkan perbaikan Jalan Tunjung ...

*Warga Pertanyakan Mahalnya Tarif Parkir ASDP Ketapang, Ketua DPC PW FRN Banyuwangi Soroti Tarif Progresif*

BANYUWANGI —Times Merah putih.com// 18 September 2026,Penerapan tarif pelayanan jasa pas masuk dan parkir di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, dan Gilimanuk, ...
error: Content is protected !!