Mafia Tambang Emas Madina Dapat Backing yang Kuat , Apakah negara kalah ?

Mandailing Natal –Sekretaris SATMA AMPI Mandailing Natal, Mulya Harisandi Nasution, menyampaikan keprihatinan serius sekaligus kecaman keras terhadap maraknya aktivitas tambang emas ilegal (PETI) yang kian tidak terkendali di wilayah Mandailing Natal.

Menurutnya, praktik PETI dengan menggunakan alat berat telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang sangat parah, mulai dari hancurnya ekosistem sungai hingga degradasi kawasan hutan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Lebih dari itu, Mulya menegaskan adanya dugaan kuat keterlibatan oknum aparat dalam membekingi aktivitas ilegal tersebut, sehingga praktik ini terus berlangsung tanpa penindakan yang tegas.

“Jika benar ada oknum aparat yang terlibat, ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi bentuk pengkhianatan terhadap rakyat dan negara. Tidak boleh ada ruang bagi mafia tambang untuk beroperasi di bawah perlindungan kekuasaan,” tegas Mulya Harisandi Nasution.

Ia juga menyoroti lemahnya penegakan hukum selama ini, di mana oknum yang diduga terlibat hanya dipindahkan tanpa proses hukum yang transparan.

“Mutasi bukan solusi. Yang dibutuhkan adalah penindakan hukum yang tegas, terbuka, dan tanpa pandang bulu. Negara tidak boleh kalah oleh mafia PETI,” lanjutnya.

SATMA AMPI MADINA MENYATAKAN SIKAP:

1.Mendesak Mabes Polri untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan oknum kepolisian dalam praktik PETI di Mandailing Natal.

2.Meminta Pangdam I/Bukit Barisan dan Denpom melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan keterlibatan oknum TNI.

3.Menuntut penutupan total seluruh aktivitas tambang ilegal yang menggunakan alat berat di wilayah Mandailing Natal.

4.Mendesak aparat penegak hukum untuk memproses para pemodal (bohir) dan mafia tambang secara tegas tanpa tebang pilih.

5.Meminta perlindungan terhadap masyarakat dan jurnalis yang berani mengungkap praktik ilegal ini.

PENEGASAN

“Kami ingatkan, apabila tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat, maka SATMA AMPI Mandailing Natal akan mengambil langkah lebih lanjut dengan membawa persoalan ini ke tingkat nasional dan melakukan aksi terbuka.”

“Ini bukan hanya soal hukum, ini soal keberpihakan negara. Jika aparat tidak bertindak, maka rakyat yang akan bergerak.”

(Magrifatulloh).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Seruan MAKI Jatim PANCASILA ATAU KORUPSI: Bangsa Ini Harus Memilih! Menyelamatkan Indonesia dari Pengkhianatan Terhadap Cita-Cita Kemerdekaan

SIDOARJO, 1 Juni 2026 – Delapan puluh satu tahun setelah Pancasila lahir sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa, Indonesia ...

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.

Bangkalan | Times Merah Putih.Com-Hari lahir Pancasila adalah Momentum Lahir nya pancasila dan diperingati setiap tanggal 1 Juni yang telah ...

BEM KM STKIP PGRI Bangkalan Sampaikan Tiga Isu Strategis kepada Bupati: Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur Jadi Sorotan

Bangkalan — Times Merah Putih.Com-Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM-KM) STKIP PGRI Bangkalan menggelar silaturahmi dan dialog terbuka dengan Bupati ...

Gerakan Pemuda Ansor dan IRMAS Dadapan Gelar Kerja Bakti Perluasan Area Parkir Masjid Jami Baiturrahman

DADAPAN, KABAT –Times merah putih.com// 31 Mei 2026 ,Gerakan Pemuda Ansor bersama Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, ...

PADI KOBARKAN GERAKAN POLITIK BERKARAKTER MENUJU INDONESIA BERDAULAT DAN BERMARTABAT

SURABAYA – Semangat perjuangan dan nasionalisme Indonesia pernah berkobar menggetarkan dunia, Partai Amanat Demokrasi Indonesia (PADI) mengumandangkan tekad besar untuk ...

Cherie dan Vivianne Wangsa Harumkan Banyuwangi di Champs Universal Music Festival 2026

BANYUWANGI – Dua talenta muda asal Banyuwangi, Cherie Callista Wangsa dan Vivianne Vernetta Wangsa, sukses mengharumkan nama Indonesia pada ajang ...
error: Content is protected !!