Miris, Prosesi Pemakaman Warga Babak Sari Sungguh Memprihatinkan

Gresik ,- Sejarah kelam berkepanjangan hingga saat ini menimpa warga desa Babak Sari, Kec. Dukun,Kab. Gresik Jawa Timur.

Dijaman yang sudah seharusnya tidak terjadi di Indonesia saat ini, namun realita ini tetap bisa kita jumpai, terkait masalah Lokasi Pemakaman warga penduduk Desa Babak Sari Kec. Dukun Kab. Gresik Jawa Timur sejak tahun 1974 silam hingga saat ini yang sarat akan perjuangan penuh resiko.

Betapa tidak, saat ada salah satu warga desa yang telah meninggal yakni Adam Malik ( Alm ) asal warga Dsn.Sukopuro Ds.Sukonatar Srono Banyuwangi yang telah berumah tangga dengan salah satu wanita asal desa Babak Sari dan telah menjadi penduduk stempat sejak puluhan tahun silam ini , saat ini telah meninggal dunia karena Sakit .

Hal yang sangat memilukan hususnya bagi keluarga besar yang ditinggalkan ,saat jenazahnya yang hendak dikebumikan di TPU ( Tempat Pemakaman Umum ) dengan harus menyebrangi aliran dari Sungai Bengawan Solo dengan cara Keranda Jenazah harus di muat diatas Perahu /Gethek guna bisa sampai di TPU setempat.

Hal ini tentu sangat “MIRIS” dan Memilukan, karena hal tersebut harus melewati bahaya besar, oleng dan bila air bengawan sedang mengalami banjir, maka sangat berisiko tenggelam.

Menurut keterangan dari P. Maskur warga RT.06 RW.03 dan P. Samukin Warga RT.07 RW.04 mereka menjelaskan ke awak media bahwa, semula pemukiman warga desa Babak Saris berada dilokasi yang sekarang dijadikan Tempat Pemakaman Umum ( TPU ) ini , urainya.

Pada tahun 1974 silam telah terjadi banjir bandang Sungai Bengawan Solo yang telah memporak porandakan seluruh tempat tinggal mereka yakni, perkampungan ( BABAK SARI ) yang ahirnya seluruh penduduknya merelokasi secara mandiri ke Sawah/ Ladang mereka masing masing ke lokasi yang baru yang dianggap aman dari luapan banjir Bengawan Solo hingga saat ini .

Sehingga sejak tahun 1974 warga desa Babak Sari di tempat yang hingga saat ini mereka huni , telah menjadi perkampungan yang padat penduduk.

Namun ironisnya, kampung bekas mereka ini sekarang sudah dijadikan TPU oleh warga secara swadaya.

Mirisnya, mengingat untuk bisa sampai ke TPU tersebut yang semula bekas perkampungan mereka, manakala ada salah seorang warganya yang telah meninggal dunia, maka jenazah harus diangkut berikut kerandahnya dengan menggunakan perahu/ gethek untuk bisa sampai ke tempat pemakaman.

Warga berharap hal ini ada perhatian husus dari pemerintah terkait agar warga bisa diberikan lahan yang memadai dan relokasi TPU yang aman dan tidak harus mengangkut jenazah dengan menggunakan perahu/ gethek lagi, harap warga.

Karena menurut warga, manakala ada warganya yang telah meninggal sementara sungai Bengawan Solo ini sedang banjir, maka sudah tentu warga dalam kendala besar , maka mereka benar benar berharap pemerintah terkait bisa membantu memberikan solusi , pungkas mereka.

GsM ( Al Ashrof )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

MAKI Jatim Soroti Dugaan Persoalan Pengelolaan Desa Periode 2019–2020 Akan Dibawa ke Ranah Penegakan Hukum

GRESIK, 2 Agustus 2026 — Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur menyatakan akan membawa persoalan yang berkaitan dengan pengelolaan ...

Bangunan SDN Konang 4 Roboh, BEM KM STKIP PGRI Bangkalan Nilai Negara Gagal Melindungi Hak Dasar Pendidikan

BANGKALAN|Times Merah Putih.Com-Robohnya bangunan SDN Konang 4, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) ...

Kepsek SDN Kraton 3 Bangkalan Bantah Adanya Kewajiban Beli Buku, Sebut Itu Inisiatif Wali Murid

BANGKALAN | TIMES MERAH PUTIH.COM– Polemik dugaan pembebanan pembelian buku pelajaran dan pengelolaan Dana BOS di UPTD SD Negeri Kraton ...

Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi

BANYUWANGI - Times Merah putih.com//Tim nasional balap sepeda Indonesia nomor BMX terus meningkatkan intensitas latihan menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, ...

Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi

BANYUWANGI - Times Merah putih.com//Tim nasional balap sepeda Indonesia nomor BMX terus meningkatkan intensitas latihan menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, ...

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak para pelajar untuk aktif mengikuti beragam kompetisi. Hal ini sebagai bagian ...
error: Content is protected !!