Lepas 1.312 Jemaah Haji, Bupati Ipuk: Doakan Kebaikan untuk Banyuwangi

BANYUWANGI -Times Merah putih.com//Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melepas keberangkatan Calon Jemaah Haji(CJH) Banyuwangi 2026 di depan Kantor Pemkab Banyuwangi, Selasa (12/5/2026). Tahun ini total jemaah haji asal Banyuwangi mencapai 1.312 orang.

Mereka terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni kloter 71 sebanyak 8 jemaah, kloter 82 dan 83 sebanyak 752 jemaah, kloter 84 dan 85 sebanyak 550 jemaah.

Pemberangkatan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama ini diikuti sebanyak 752 jemaah yang tergabung dalam kloter 82 dan 83. Kloter 84 dan 85 diberangkatkan Selasa malam. Sementara 8 jemaah yang tergabung dalam kloter 71 telah diberangkatkan lebih awal.

Para jamaah diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.

Ipuk mendoakan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke Banyuwangi sebagai haji yang mabrur.

“Alhamdulillah Bapak/Ibu akan berangkat beribadah ke tanah suci memenuhi panggilan Allah SWT. Kami doakan ibadah yang dijalankan lancar, selamat hingga kembali menjadi haji yang mabrur,” ujar Ipuk.

Ipuk juga meminta para jamaah turut mendoakan Banyuwangi agar tetap aman, nyaman, dan terhindar dari bencana.

“Kami berharap bapak ibuk semua berkenan mendoakan kebaikan untuk Banyuwangi, agar Banyuwangi diberikan keamanan, kenyamanan serta dijauhkan dari segala macam bencana dan bahaya,” lanjutnya.

Ipuk mengatakan para jamaah tidak hanya menjalankan ibadah, tetapi juga membawa nama baik daerah dan Indonesia selama berada di Arab Saudi.

“Karena bapak/ibu bukan hanya menjadi jemaah haji tapi juga duta bagi Indonesia dan juga Banyuwangi khususnya sehingga setiap sikap dan perilaku kita akan mencerminkan negara dan daerah asal,” katanya.

Ipuk juga meminta petugas haji memberikan pelayanan optimal, terutama bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan jamaah dengan kondisi kesehatan khusus.

Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Banyuwangi, Rif’an Junaidi, mengatakan jemaah yang diberangkatkan pagi ini langsung menuju embarkasi Sukolilo di Surabaya.

“Mereka akan beristirahat sekitar 20 jam dan akan diberangkatkan menuju tanah suci besok pagi. Prosesi haji akan berlangsung selama 40 hari,” terangnya.

Dari total 1312 orang, sebanyak 503 di antaranya merupakan jemaah lanjut usia (lansia) diatas 65 tahun. Sementara jemaah risiko tinggi sebanyak 144 orang. Di Banyuwangi sendiri jemaah tertua berusia 103 tahun dan termuda berusia 18 tahun.

“Untuk jamaah prioritas yakni lansia, risti dan juga difabel Banyuwangi sudah terdata, nantinya akan ada fasilitasi dan layanan lebih dibanding jamaah lainnya salah satunya mengikuti program Murur,” ujar Rif’an.

Murur merupakan skema di mana jemaah haji hanya melewati area Muzdalifah, tanpa turun dari kendaraan di puncak musim haji. Mereka bisa bertolak dari Arafah ke Muzdalifah, untuk selanjutnya menuju Mina. Dengan demikian tidak seperti lazimnya prosesi rukun haji, jemaah harus bermalam sejenak (mabit) di Muzdalifah.

“Dengan demikian jamaah prioritas terhindar dari kepadatan, dan bisa melaksanakan ibadah dengan nyaman dan kesehatannya terjaga,” tambah Rif’an.

Reporter NURSALIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Menggugat Cinta yang Bersyarat, Joker Law Hadirkan Pesan Mendalam Lewat Single “Parasit”

SURABAYA – Di tengah derasnya arus musik populer yang didominasi tema percintaan ringan dan hiburan instan, musisi sekaligus entertainer Joker ...

Dewan Pakar LKK-NU yang juga Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi Hadiri Peluncuran Sensus Ekonomi 2026 di Halaman Kantor Bupati

Banyuwangi, 17 Juni 2026 – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Banyuwangi, Marifatul Kamila, S.H., yang juga menjabat sebagai Dewan Pakar ...

Pengukuhan LKKNU Banyuwangi Perkuat Sinergi Layanan Keluarga dari Lahir hingga Akhir Hayat

BANYUWANGI– Komitmen Nahdlatul Ulama dalam menguatkan ketahanan keluarga semakin ditegaskan melalui Pengukuhan Pengurus Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) PCNU ...

Penanaman Jagung Kuartal II Dukung Swasembada Pangan Tahun 2026 Di Desa Muang

Tabalong – Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2026, pada Rabu (17/6/2026) telah dilaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Kuartal II ...

Kisruh Kupon Jalan Sehat 1 Muharram 1448 H Menjadi Alarm Keras Bagi Transparansi dan Akuntabilitas Pemprov Jatim

SURABAYA – Sebuah kegiatan yang dirancang sebagai momentum kebersamaan dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah justru meninggalkan ...

“Rozy Abdillah Meriahkan Resepsi Pernikahan Putra Kades Jajuli, Pemuda Desa Dadapan Antusias Foto Bersama”

Dadapan –Times merah putih.com/ 16 Juni 2026 ,Suasana resepsi pernikahan putra Kepala Desa Dadapan, Bapak Jajuli, berlangsung meriah dan penuh ...
error: Content is protected !!