Santri Melek Media! Pelatihan Jurnalistik Warnai UPGRADING Santri Pondok Pesantren Salafiyah

KENDAL– Pondok Pesantren Salafiyah Desa Karangmalang Wetan, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal menggelar kegiatan UPGRADING Santri dengan menghadirkan pelatihan jurnalistik sebagai salah satu materi utama, Kamis, 14 Mei 2026 di Aula Istanbul Pondok Pesantren Salafiyah.

Kegiatan tersebut menghadirkan Hasan, M.Pd selaku Jurnalis Media Indonesia Times sebagai pemateri dan diikuti oleh seluruh Santri Pondok Pesantren Salafiyah.

Pelatihan jurnalistik ini diikuti para santri dengan penuh antusias. Dalam penyampaiannya, Hasan, M.Pd menjelaskan bahwa jurnalistik merupakan kegiatan mencari, mengolah, menulis, dan menyebarkan informasi kepada masyarakat melalui media. Menurutnya, santri memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi yang edukatif, santun, dan bernilai dakwah.

“Jurnalis santri harus mampu menjadi penyampai informasi yang jujur, amanah, serta mengedepankan tabayyun atau verifikasi sebelum menyebarkan berita,” ujarnya di hadapan peserta.

Selain menjelaskan pengertian jurnalistik, peserta juga diberikan materi tentang tujuan jurnalistik, karakter jurnalis santri, jenis-jenis berita seperti straight news dan feature news, hingga teknik menulis berita menggunakan rumus 5W+1H.

Dalam sesi praktik, para santri diajak memahami struktur berita mulai dari judul, lead atau teras berita, isi berita, hingga penutup. Tidak hanya itu, peserta juga mendapatkan pembelajaran mengenai teknik wawancara, etika bermedia sosial, serta dasar fotografi jurnalistik untuk dokumentasi kegiatan pesantren.

Hasan, M.Pd menambahkan bahwa perkembangan media digital saat ini menjadi peluang besar bagi santri untuk berdakwah melalui tulisan dan media sosial. Ia berharap para santri mampu memanfaatkan media secara positif dan produktif.

“Kita ingin santri tidak hanya pandai mengaji, tetapi juga mampu menyampaikan informasi dan dakwah melalui media dengan bahasa yang baik dan benar,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab dan praktik penulisan berita sederhana. Para peserta mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai dunia jurnalistik dan media pesantren.

Melalui kegiatan ini, Pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Karangmalang Wetan Hj. Wardah Istiqomah berharap dapat mencetak santri yang kreatif, kritis, serta mampu menjadi jurnalis muda yang bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi positif kepada masyarakat.

Penulis : Tim Redaksi Salafiyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Cherie dan Vivianne Wangsa Harumkan Banyuwangi di Champs Universal Music Festival 2026

BANYUWANGI – Dua talenta muda asal Banyuwangi, Cherie Callista Wangsa dan Vivianne Vernetta Wangsa, sukses mengharumkan nama Indonesia pada ajang ...

Pemkab Bangkalan Kembali Raih WTP Dari BPK RI Atas LHP Dan LKPD Tahun 2025.

Bangkalan | Times Merah Putih.Com-Pemerintah Kabupaten Bangkalan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI ...

PARTAI PSI DPC GROGOL ADAKAN RAKORCAM UNTUK MELENGKAPI VERFAK ( VERIFIKASI FAKTUAL ) KE BAWASLU

SURAKARTA , 30/05/2026 - DPC Partai PSI Kecamatan Grogol melaksanakan Rapat korodinasi kecamatan (RAKORCAM) di salah satu Rumah makan vavorit ...

MAKI Jatim Inisiasi “Rumah Besar” Ekonomi Kreatif: Menyatukan Talenta, Menggerakkan Ekonomi, dan Mengantarkan Jawa Timur Menjadi Pusat Industri Kreatif Nasional

SURABAYA, 30 Mei 2026 – Di tengah perubahan besar perekonomian dunia yang semakin bertumpu pada kreativitas, inovasi, dan teknologi, Jawa ...

Banyuwangi 14 Kali Berturut-Turut Pertahankan WTP dari BPK

BANYUWANGI –Times Merah putih.com//Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Kabupaten Banyuwangi, kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa ...

Surabaya Kembali Disorot, Dugaan TPPO Anak di Gion Spa Perkuat Citra Jawa Timur sebagai Titik Rawan Perdagangan Orang

Surabaya – Dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali menyeret nama Surabaya dan Jawa Timur ke dalam sorotan nasional. Kasus ...
error: Content is protected !!