DPRD Bangkalan Diguncang Aksi Mahasiswa, AB3 Ultimatum 7×24 Jam soal Jalan Rusak hingga Dugaan Pungli

Bangkalan – Times Merah Putih.Com-Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Bangkalan Bersatu (AB3) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bangkalan, Senin (18/5/2026). Aksi tersebut menjadi bentuk protes mahasiswa terhadap kinerja legislatif yang dinilai lemah dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap Pemerintah Kabupaten Bangkalan.
Dalam demonstrasi itu, massa aksi sempat terlibat ketegangan dengan aparat keamanan saat berupaya masuk ke ruang rapat paripurna DPRD Bangkalan. Mahasiswa mendesak agar wakil rakyat tidak hanya menjadi pendengar keluhan masyarakat, tetapi juga mengambil langkah konkret terhadap berbagai persoalan daerah yang dinilai semakin memburuk.
Koordinator AB3, Moh. Fauzi, menyebut sejumlah persoalan yang menjadi sorotan mahasiswa antara lain buruknya infrastruktur jalan, fasilitas pendidikan yang terabaikan, maraknya dugaan pungutan liar parkir berlangganan, lemahnya pengawasan terhadap program MBG, buruknya layanan kesehatan di tingkat kecamatan, hingga persoalan sampah yang belum terselesaikan.
“Berbagai persoalan ini terus dikeluhkan masyarakat, tetapi hingga kini belum ada penyelesaian yang nyata,” ujar Fauzi dalam orasinya.
Mahasiswa juga mendesak DPRD Bangkalan segera mengevaluasi organisasi perangkat daerah (OPD) yang dianggap tidak maksimal menjalankan tugas dan pelayanan publik.
AB3 memberikan ultimatum kepada DPRD Bangkalan untuk menunjukkan keseriusan dalam merespons tuntutan mereka. Jika dalam waktu 7×24 jam tidak ada langkah nyata, mahasiswa mengancam akan kembali turun ke jalan dengan jumlah massa yang lebih besar.
“Jika dalam 7×24 jam tidak ada keseriusan atas desakan kami, maka kami akan kembali melakukan aksi dengan jumlah yang lebih banyak,” tegas Fauzi.
Sementara itu, Ketua DPRD Bangkalan, Dedy Yusuf, mengatakan berbagai persoalan yang disampaikan mahasiswa memang menjadi perhatian legislatif dan akan terus dikawal bersama pemerintah daerah.
Terkait kondisi infrastruktur jalan yang rusak, Dedy menjelaskan keterbatasan anggaran daerah menjadi kendala utama sehingga perbaikan belum dapat dilakukan secara maksimal.
“Masyarakat mohon bersabar, karena pemkab memang mengalami keterbatasan anggaran,” katanya.
Adapun mengenai persoalan sampah, Dedy menyebut Pemerintah Kabupaten Bangkalan saat ini masih belum memiliki tempat pembuangan akhir (TPA). Namun, proses penyediaan lahan disebut tengah berjalan melalui agenda pembebasan lahan yang telah dianggarkan.
Menurut dia, anggaran pembebasan lahan yang disiapkan mencapai Rp5 miliar. Dari hasil penaksiran sementara, kebutuhan lahan seluas lima hektar diperkirakan menelan biaya sekitar Rp2 miliar.
DPRD Bangkalan, lanjut Dedy, berkomitmen mengawal penyelesaian berbagai persoalan daerah agar dapat dituntaskan secara bertahap.
(Azis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

PERBAKIN Jatim Gelar Raker: Bangkitkan Revolusi Olahraga Menembak Berbasis Rakyat, Prestasi, dan Teknologi Pembinaan Masa Depan

Surabaya - Di tengah derasnya tuntutan prestasi olahraga nasional dan kebutuhan regenerasi atlet yang semakin kompetitif, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan ...

Warga Seneporejo Dusun Silir Krombang Walk Out Dari Undangan Penyampaian RPJ Kabupaten

Banyuwangi - Timesmerahputih.com | Menindak lanjuti hasil rapat pada tanggal 19 mei 2026 beryempat di ruang rapat asisten 1 sekda ...

Toko di Jl. Kesederhanaan No.35 Jakarta Barat Terbuka Lebar Diduga Jual Obat Keras Terlarang Tramadol

Jakarta Barat, 18 Mei 2026 – Sebuah toko obat dan kosmetik di Jl. Kesederhanaan No.35, RT 006 / RW 005, ...

Warga Lampung Timur Tempuh Jalur Hukum Terkait Dugaan Serangan Nama Baik di Media Digital

LAMPUNG — Seorang warga Kabupaten Lampung Timur mendatangi Polda Lampung guna melakukan koordinasi sekaligus menyampaikan laporan/pengaduan terkait dugaan penyerangan kehormatan ...

Dua Personel Polda Banten Terima Penghargaan atas Loyalitas dan Pengabdian

Serang - Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas personel, Polda Banten memberikan penghargaan kepada dua personel yang telah mengabdi ...

Pembangunan diduga Tanpa Izin di Jalan Pori Raya, Warga Protes Kerja Malam & Minta Dihentikan

Jakarta Timur, 20 Mei 2026 – Warga di Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulo Gadung, DKI Jakarta Timur, melayangkan keluhan keras ...
error: Content is protected !!