Times Merah Putih// Pemadaman listrik yang sempat mengganggu wilayah Sumatera Barat selama dua hari menjadi perhatian serius Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Bahkan, Kapolri langsung memerintahkan Dittipiter Bareskrim Polri untuk melakukan pengecekan terkait gangguan kelistrikan tersebut.
Kepada Media FRN Counter Polri Co.ID, Minggu (24/5/2026), Dirtipiter Bareskrim Polri Dr. Mohamad Irhamni menyampaikan bahwa kondisi pemadaman listrik di Sumatera Barat kini telah berhasil diatasi.
“Situasi pemadaman listrik di Sumbar, saya diperintahkan Bapak Kapolri untuk dicek,” tegas Irhamni melalui sambungan telepon.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumbar, Ajrun Karim, menjelaskan bahwa gangguan sebelumnya dipicu oleh masalah pada penyulang (feeder), gardu distribusi, hingga blackout akibat gangguan pada jalur transmisi Sumatera.
Namun, menurut Ajrun, kondisi kelistrikan di Sumatera Barat kini telah kembali normal sepenuhnya.
“Alhamdulillah sistem listrik Sumbar pagi ini pada pukul 05.10 WIB sudah bisa 100 persen,” ujar Ajrun Karim, Minggu (24/5/2026).
Ia juga mengungkapkan, dari total 394 penyulang (feeder) dan 12.558 gardu distribusi yang terdampak, seluruhnya telah kembali beroperasi pada Minggu pagi. Sebanyak 1.849.589 pelanggan di Sumatera Barat pun kini telah kembali menikmati layanan listrik secara normal.
Terkait dampak pemadaman tersebut, pihak PLN menyatakan akan mengambil kebijakan kompensasi bagi pelanggan dan saat ini masih menunggu arahan lebih lanjut dari Kementerian ESDM.











