SURABAYA — Euforia Final Piala Dunia FIFA 2026 yang menjadi perhatian masyarakat dunia dimanfaatkan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur sebagai momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat sinergi dengan insan pers. Melalui kegiatan nonton bareng (nobar) laga final antara Spanyol dan Argentina, MAKI Jatim menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang harmonis sebagai bagian dari upaya memperkuat peran masyarakat sipil dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Kegiatan yang diprakarsai Ketua MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, itu diikuti jajaran pengurus MAKI Jatim bersama para jurnalis dari berbagai media di One Deck Artotel Surabaya Town Square, Senin dini hari (20/7/2026). Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban, menjadikan momentum olahraga internasional tersebut tidak hanya sebagai hiburan bersama, tetapi juga ruang silaturahmi yang mempererat hubungan antarlembaga dan media.
Partai puncak Piala Dunia FIFA 2026 menyuguhkan pertandingan berkelas dengan intensitas tinggi. Spanyol dan Argentina saling menampilkan permainan terbaik dalam duel yang berlangsung ketat hingga babak perpanjangan waktu. Spanyol akhirnya memastikan diri sebagai juara dunia setelah menang 1-0 melalui gol Ferran Torres pada menit ke-103:37.
Di sela kegiatan, Heru Satriyo menegaskan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang sosial, profesi, maupun pandangan. Nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, integritas, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain di lapangan, menurutnya, merupakan inspirasi yang relevan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan pelaksanaan tugas organisasi.
Ia menilai kegiatan nobar menjadi media yang efektif untuk memperkuat komunikasi dan membangun hubungan yang lebih erat antara MAKI Jawa Timur dengan insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Sinergi yang terbangun melalui komunikasi yang terbuka diyakini akan memperkuat kolaborasi dalam mendukung berbagai agenda yang berorientasi pada kepentingan publik.
“Insan pers memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun kesadaran masyarakat melalui penyampaian informasi yang objektif, berimbang, dan edukatif. Karena itu, hubungan yang harmonis antara organisasi masyarakat dan media harus terus dipelihara sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas,” ujar Heru Satriyo.
Sepanjang kegiatan, para peserta tidak hanya menikmati jalannya pertandingan, tetapi juga berdiskusi mengenai berbagai isu aktual, mulai dari perkembangan olahraga dunia hingga dinamika kebangsaan. Dialog yang berlangsung dalam suasana santai tersebut semakin memperkuat hubungan emosional sekaligus membuka ruang bertukar gagasan mengenai pentingnya kolaborasi dalam membangun kehidupan demokrasi yang sehat.
Bagi MAKI Jawa Timur, media massa merupakan mitra strategis yang memiliki peran penting dalam membangun kesadaran publik, menyebarluaskan informasi yang akurat, serta mengawal nilai-nilai transparansi dan akuntabilitas. Karena itu, hubungan yang telah terjalin selama ini diharapkan terus berkembang melalui komunikasi yang intensif, saling menghormati, dan berlandaskan kepentingan bersama untuk mendorong kemajuan daerah maupun nasional.
Melalui momentum kebersamaan di tengah euforia Final Piala Dunia FIFA 2026, MAKI Jawa Timur kembali menegaskan komitmennya untuk membangun kolaborasi yang produktif dengan seluruh pemangku kepentingan, khususnya insan pers. Semangat persatuan, komunikasi yang terbuka, dan kemitraan yang kuat diyakini menjadi fondasi penting dalam memperkuat peran masyarakat sipil untuk mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta berintegritas demi kemajuan Jawa Timur dan Indonesia. (Wwn)











