Tumbuhkan Budaya Literasi Sejak Dini, Pemkab Bangkalan Gelar Festival Literasi Dongeng di Pendopo Agung

BANGKALAN | TimesMerahPutih.com-Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus berkomitmen menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Festival Literasi yang dikemas dengan kegiatan dongeng, permainan tradisional, dan pertunjukan boneka di Pendopo Agung Bangkalan, Kamis (23/07/2026).

 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD Kabupaten Bangkalan, Lutfiyana Lukman Hakim. Hadir pula Bunda Literasi Kabupaten Bangkalan, Muayyanah Fauzan Ja’far, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bangkalan, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

 

Festival tahun ini diikuti sekitar 200 peserta anak yang berasal dari 10 lembaga pendidikan PAUD dan TK se-Kabupaten Bangkalan. Anak-anak tampak antusias mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir.

 

Dalam sambutannya, Lutfiyana Lukman Hakim menekankan pentingnya menumbuhkan minat baca sejak anak masih usia dini. Menurutnya, usia emas anak adalah masa paling tepat untuk membentuk kebiasaan positif.

 

“Menanamkan minat baca tidak bisa menunggu sampai anak masuk SD. Harus dimulai dari sekarang, dari rumah dan dari sekolah. Kebiasaan membaca akan membentuk karakter, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan berpikir kreatif anak-anak kita,”tegasnya.

 

Ia juga mengajak para guru dan orang tua untuk menjadi teladan dalam berliterasi. “Kalau orang dewasa gemar membaca dan bercerita, anak-anak pasti akan meniru. Mari kita luangkan waktu 15 menit setiap hari untuk membacakan dongeng kepada anak,” tambahnya.

 

Selain dongeng dari Bunda PAUD, acara juga diisi pertunjukan dongeng boneka yang dikemas secara interaktif dan edukatif. Anak-anak diajak menjawab pertanyaan, menirukan suara tokoh, hingga maju ke depan panggung.

 

Sebagai upaya pelestarian budaya lokal, peserta juga dikenalkan dengan berbagai permainan tradisional seperti gobak sodor, engklek, dan dakon. Tujuannya agar anak-anak tidak hanya terpaku pada gadget, tetapi juga mengenal permainan yang dulu sering dimainkan orang tua mereka.

 

Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Bangkalan, Muayyanah Fauzan Ja’far berharap, Dengan adanya Festival Literasi ini, Pemkab Bangkalan berharap dapat mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan mencintai budaya lokal sejak dini.

 

“Literasi bukan hanya soal membaca dan menulis. Tapi juga mendengar, bercerita, dan bermain. Dengan cara yang menyenangkan seperti ini, anak-anak akan tumbuh cinta buku dan cinta budaya sendiri

,”ujarnya.

 

(Azis).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Keluarga H. Hamim Thohari Gelar Pengajian dan Doa Bersama, Undang 50 Anak Yatim

Banyuwangi —Times merah putih.com//12 September 2026, Keluarga Bapak H. Hamim Thohari menggelar acara pengajian, tahlil, dan doa bersama dengan mengundang ...

Yusuf Kurniawan Yang Di Sapa Iwan Ketua LSM Harimau DPC Banyuwangi Bersama Jajaran Pengurus Dan Anggotanya Meninjau Lokasi Bersama Perhutani, Membuka Akses Jalan Umum Buat Warga Dusun Wangkal Kalipuro

BANYUWANGI. — Persoalan akses jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat di wilayah Kalipuro mendapat perhatian dari LSM Harimau DPC Banyuwangi. Lembaga ...

Dandim 0825/Banyuwangi Didampingi Ibu Tekankan Disiplin dan Kehormatan Prajurit Saat Kunjungi Koramil Cluring

Banyuwangi -Times Merah putih.com//Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Ny ...

Navy Golf Tournament HUT ke-81 TNI AL: Ketika Sportivitas Menjadi Gerakan Kemanusiaan

SURABAYA —  Sekitar 140 peserta Navy Golf Tournament dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Angkatan Laut (TNI ...

Jaga Kebersihan Pelabuhan, Polsek Gilimanuk Bersama Lintas Instansi Gelar Aksi Bersih-Bersih

JEMBRANA – Times Merah putih.com//Menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan pelabuhan menjadi tanggung jawab bersama. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih ...

MAKI Jatim Gagas Panggung Besar Ekonomi Kreatif di Banyuwangi, 80 Booth Dorong UMKM Naik Kelas Menuju Pasar Global

SIDOARJO — Banyuwangi kembali diproyeksikan menjadi salah satu titik penting dalam pengembangan ekonomi kreatif Jawa Timur. Kali ini, panggung tersebut ...
error: Content is protected !!