BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Polsek Blega Polres Bangkalan berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor curanmor yang beroperasi lintas wilayah. Dalam pengungkapan tersebut, petugas menangkap para pelaku hingga ke wilayah Gresik dan mengamankan barang bukti sepeda motor hasil curian.
Polsek Blega Polres Bangkalan Ungkap Jaringan Curanmor, Tangkap Pelaku Hingga ke Gresik

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Blega Iptu Herry Setiyoko,S.Sos., M.H. saat memberikan keterangan kepada media, Kamis (30/07/2026).
“Saya pimpin langsung. Saya panggil Kanit Reskrim koordinasi. Dengan ada petunjuk dari Kades Alas Rajah, petunjuk baik kemudian saya meeting semua anggota, kita mengadakan penangkapan,” ujar Iptu Herry.
Dari penangkapan awal terhadap satu tersangka, polisi melakukan pengembangan. Hasil interogasi mengungkap adanya jaringan lain yang mengarah ke wilayah Cerme, Kabupaten Gresik.
Pengejaran dilakukan sejak siang hingga malam hari. Petugas akhirnya mengetahui lokasi persembunyian tersangka lainnya.
“Setelah itu kita tangkap, kita tanyai ternyata ada dua tersangka dan mengembang ke Kota Gresik yaitu Kota Cerme. Kita berangkat, kita amankan siang, berangkat ke Gresik sampai malam ternyata di sana membuahkan hasil,” jelasnya.
Dalam penggeledahan di salah satu rumah di Gresik, petugas menemukan dan mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Yamaha Mio yang disembunyikan di dalam gudang.
Dari hasil pemeriksaan sementara, para pelaku diketahui sudah beberapa kali melakukan aksi pencurian. Modusnya menyasar sepeda motor matic seperti Honda Beat dan Yamaha Mio. Dalam salah satu aksinya, pelaku juga mengambil HP milik korban. Sepeda curian kemudian dijual kembali.
“TKP pertama dia mencuri Honda Beat sama HP-nya. TKP kedua malam hari dia nyuri sepeda Mio, didorong, kuncinya dirusak pakai kabel, dinyalain, dibawa lari, dijual,” terang Kapolsek.
Saat ini para tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Blega untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengejaran terhadap satu orang lain yang diduga membantu menjual sepeda hasil curian.
Iptu Herry mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam memarkir kendaraan. “Mari kita sama-sama menjaga keamanan. Gunakan kunci pengaman tambahan agar tidak menjadi korban kejahatan,” pesannya.
(Azis).










