BANGKALAN || timesmerahputih.com— Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bangkalan selaku panitia penyelenggara Lomba Gerak Jalan tingkat SMA dan Umum menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.
Permintaan maaf itu disampaikan buntut beredarnya video dan keluhan terkait adanya pakaian dan aksi salah satu peserta yang dinilai kurang pantas dan luput dari pengawasan selama kegiatan berlangsung. Pernyataan itu disampaikan langsung melalui video klarifikasi yang dirilis Kominfo Bangkalan, Rabo (12/8/2026).
Dalam keterangannya, Kadispora menjelaskan bahwa sebelum pelaksanaan lomba, panitia telah menyampaikan ketentuan dan rambu-rambu kepada peserta.
Hal itu mencakup waktu, pakaian, serta tata tertib kegiatan sebagai upaya menjaga nilai dan jati diri Bangkalan sebagai Kota Dzikir dan Shalawat. Berdasarkan hasil evaluasi, pihak yang menjadi sorotan tersebut ternyata bukan merupakan peserta terdaftar.
“Pasti kami memastikan bahwasanya peserta tersebut itu tidak terdaftar dalam pelaksanaan panitia di kami. Karena harusnya registrasi ulang dan itu distempel,” jelasnya.
Panitia menyebut peserta tersebut diketahui bergabung di tengah rute, sehingga tidak melalui proses pemeriksaan dan kurasi di titik awal keberangkatan.
Atas kejadian tersebut, atas nama panitia, Kadispora menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh masyarakat Bangkalan atas ketidaknyamanan yang timbul.
“Kami atas nama panitia mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat terhadap ketidaknyamanan dan terjadinya insiden salah satu peserta yang terindikasi kurang pantas dipertemukan di khalayak umum,” ujarnya.
Kadispora juga menegaskan, Bahwa pihaknya sebelumnya sudah berkoordinasi menempatkan beberapa pos pengamanan oleh tim SATPOLPP dan Kepolisian di rute-rute tertentu. Namun, karena keterbatasan personil, masih ada celah yang dimanfaatkan peserta tidak terdaftar untuk masuk ke jalur lomba.
“Kedepan ini menjadi atensi kami dan evaluasi nanti pada pelaksanaan lomba gerak jalan di tahun depan akan memperkuat pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegasnya
(Azis)..











