Banyuwangi – Times Merah Putih.com//Banyuwangi Creative Market (BCM) yang digelar rutin setiap Minggu pagi di Taman Blambangan terus menunjukkan geliat positif. Pada Minggu pagi, 25 Januari 2026, kawasan ini tampak semakin ramai dipadati pengunjung, meskipun di sejumlah titik lain di Banyuwangi juga mulai bermunculan pasar atau ruang publik dengan konsep serupa.
Salah satu pedagang BCM, John Haji, menyampaikan bahwa kehadiran tempat lain yang membuka kegiatan sejenis tidak serta-merta mengurangi jumlah pengunjung di Taman Blambangan. Justru sebaliknya, jumlah pengunjung BCM dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan.
“Adanya tempat lain yang membuka kegiatan serupa bukan berarti BCM di Taman Blambangan menjadi sepi. Alhamdulillah, di sini justru semakin ramai setiap Minggu,” ujar John Haji saat ditemui di sela-sela aktivitas jualannya.
Hal senada disampaikan oleh salah satu pengunjung, Nurtrin Riantini, warga Desa Glagah. Menurutnya, Taman Blambangan memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan lokasi lain, baik dari sisi kenyamanan maupun tata letak area.
“Di Taman Blambangan ini tempatnya paling nyaman untuk olahraga pagi, kongkow, sekaligus kuliner pagi. Semuanya berkumpul di satu area, jadi kita cukup muter saja,” ungkapnya.
Ia membandingkan dengan lokasi lain yang cenderung memanjang sehingga pengunjung harus berjalan cukup jauh untuk berpindah dari satu titik ke titik lain, bahkan berisiko ketika harus kembali ke tempat semula. “Kalau di sini lebih aman dan praktis karena alurnya melingkar,” tambahnya.
Nurtrin juga menilai para pedagang di BCM Taman Blambangan sudah sangat terpercaya karena sebagian besar telah berjualan selama bertahun-tahun. “Masakan dan produknya sudah dikenal, jadi pengunjung merasa lebih yakin dan nyaman,” katanya.
Dengan konsep yang terpusat, nyaman, dan didukung kepercayaan pengunjung terhadap para pelaku usaha, Banyuwangi Creative Market di Taman Blambangan dinilai tetap menjadi magnet utama masyarakat untuk mengisi waktu Minggu pagi, baik untuk berolahraga, bersantai, maupun berburu kuliner.
Reporter ( NURSALIM )














