BANYUWANGI — Kondisi sejumlah ruas jalan kabupaten di wilayah Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, masih memprihatinkan. Berdasarkan pantauan media, hanya jalan berstatus provinsi dan nasional yang terlihat relatif minim kerusakan, sementara beberapa ruas jalan kabupaten di sejumlah desa mengalami kerusakan cukup parah.
Kondisi tersebut kerap dikeluhkan masyarakat karena mengganggu aktivitas sehari-hari, mulai dari akses pemenuhan kebutuhan ekonomi hingga jalur anak-anak menuju sekolah.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, jajaran Polsek Singojuruh pada Rabu, 4 Februari 2026, melaksanakan kegiatan penambalan jalan berlubang.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Singojuruh, AKP Achmad Rudy, SH, dengan sasaran ruas jalan dari Dusun Sukoarjo hingga Dusun Talangrejo, Desa Lemahbangkulon, menuju arah Desa Singolatren.
Dalam keterangannya kepada awak media, AKP Achmad Rudy, SH menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Perintah Kapolresta Banyuwangi dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2026.
“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bagian dari upaya preventif demi keselamatan masyarakat pengguna jalan,” ujarnya.
Penambalan jalan dilakukan dengan melibatkan 8 personel Polsek Singojuruh, unsur pemerintahan desa, serta masyarakat setempat. Material yang digunakan berupa pasir, kerikil, dan semen dengan sistem semi cor.
Kapolsek menambahkan, langkah ini diambil menyusul banyaknya laporan warga terkait kecelakaan lalu lintas tunggal yang kerap terjadi akibat kondisi jalan berlubang dan cukup dalam di lokasi tersebut.
“Yang jelas kami Polsek Singojuruh hadir untuk menjawab harapan dan laporan masyarakat. Kami menyadari penambalan ini bersifat sementara dan belum permanen, namun setidaknya dapat memberikan kenyamanan dan mengurangi risiko kecelakaan bagi masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari, sambil menunggu perbaikan dari pemerintah,” tutur AKP Achmad Rudy.
Aksi cepat dan humanis jajaran Polsek Singojuruh ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat dan pengguna jalan, yang merasakan langsung dampak positif dari perbaikan sementara tersebut.
(Red)











