SURABAYA — Media Indonesia Times | Menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Ketua Bidang Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga DPD GRIB JAYA Jawa Timur, Riawan Syamsir, menyampaikan ucapan selamat sekaligus refleksi kritis kepada seluruh insan pers di Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa HPN bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat kualitas informasi di tengah tantangan zaman.
Menurut Riawan, yang akrab disapa Rey, pers memiliki peran fundamental dalam menjaga kesehatan demokrasi dan kehidupan berbangsa. Oleh karena itu, HPN harus dimaknai sebagai ajakan kolektif bagi media dan jurnalis untuk terus meningkatkan profesionalisme, akurasi, serta tanggung jawab moral dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Momentum ini harus menjadi upaya bersama untuk meningkatkan kualitas informasi demi mendukung kehidupan berbangsa dan bernegara yang sehat,” ujar Rey di Surabaya, Sabtu (7/2/2026).
Rey menyoroti derasnya arus informasi di era digital dan media sosial yang kerap tidak diimbangi dengan literasi yang memadai. Kondisi tersebut, menurutnya, membuka ruang luas bagi munculnya disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK) yang berpotensi memecah belah masyarakat.
“Di media sosial, informasi berseliweran tanpa kendali dan sering kali mengadu domba. Masyarakat, khususnya di Jawa Timur, masih cukup mudah terpancing oleh konten yang mengandung disinformasi, fitnah, dan kebencian,” tegasnya.
Dalam konteks inilah, Rey menekankan bahwa independensi dan profesionalisme pers menjadi benteng utama dalam menjaga ruang publik tetap sehat. Media dan jurnalis, kata dia, dituntut untuk tidak larut dalam arus sensasionalisme, tetapi tetap berpegang teguh pada kode etik jurnalistik dan prinsip keberimbangan.
Ia berharap insan pers terus menjaga netralitas, kredibilitas, serta keberpihakan pada kebenaran, bukan pada kepentingan sempit yang dapat merusak kepercayaan publik.
“Semoga insan pers ke depan semakin profesional, menjaga integritas, serta konsisten menjadi pilar informasi yang mencerahkan, bukan memperkeruh keadaan,” pungkas Rey.
Peringatan HPN 2026 pun diharapkan menjadi titik refleksi bersama bahwa pers yang kuat, beretika, dan bertanggung jawab merupakan fondasi penting bagi terciptanya masyarakat yang cerdas dan demokrasi yang bermartabat. (Bagas)











