Konsisten dan Produktif, SAE Paswangi Lapas Banyuwangi Gelar Panen Semangka Jilid Dua

BANYUWANGI -Times Merah Putih.com//Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi milik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali menunjukkan eksistensinya sebagai pusat pembinaan yang produktif. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan jajaran Lapas Banyuwangi dalam menggelar panen raya semangka untuk kedua kalinya, Senin (2/2).

Panen yang berlangsung di lahan SAE Paswangi ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, dengan didampingi oleh sejumlah pejabat struktural. Kegiatan ini menjadi momentum penting guna menunjukkan keberlanjutan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Wayan menyebut, keberhasilan ini merupakan kelanjutan dari suksesnya panen perdana yang dilakukan pada bulan lalu. Di atas lahan seluas 700 meter persegi, panen semangka jilid dua ini diproyeksikan mampu menghasilkan sebanyak 1 ton buah semangka berkualitas.

Menurutnya, produktivitas lahan SAE Paswangi tidak terlepas dari kerja keras dan keseriusan dalam pengelolaan lahan asimilasi.

“Panen kedua ini menjadi bukti nyata bahwa SAE Paswangi terus konsisten memberikan wadah pembinaan bagi warga binaan. Kami tidak hanya fokus pada satu siklus, tetapi memastikan lahan ini tetap produktif secara berkelanjutan,” ujar Wayan.

Lebih lanjut, Wayan menjelaskan bahwa optimalisasi lahan SAE ini juga merupakan bentuk peran aktif Lapas Banyuwangi dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. Selain semangka, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan panen sayur pare dengan hasil sebanyak 10 kg dari lahan seluas 100 meter persegi.

Saat ini, dari total luas lahan SAE Paswangi yang mencapai 2,2 hektare, berbagai komoditi telah ditanam secara variatif, mulai dari padi, jagung, beragam jenis sayuran, hingga sektor perikanan.

“Lahan seluas 2,2 hektare ini kami maksimalkan sebaik mungkin. Saat ini sudah ada komoditi padi, jagung, dan sayuran lainnya yang dalam waktu dekat juga akan memasuki masa panen,” tambah Wayan.

Wayan berharap, program pembinaan pada SAE Paswangi tidak hanya memberikan dampak ekonomi dan kontribusi pangan, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan bertani modern yang mumpuni sebagai modal mereka ketika kembali ke masyarakat nantinya.

“Tentu harapannya warga binaan bisa memperoleh ilmu dan memanfaatkannya ketika bebas nanti,” pungkasnya.

Reporter ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Brimob X-Treme 2026: Ajang Dunia, Bukti Kemampuan Personel dan Atlet Indonesia Siap Bersaing Global

Depok - Timesmerahputih.com |  Korps Brimob Polri resmi menggelar Brimob X-Treme 2026, kejuaraan menembak bergengsi bertaraf internasional dalam rangka memperingati ...

Antisipasi Kriminalitas dan Balap Liar, Polres Tanjung Perak Gelar Patroli Gelar Patroli Skala Besar

TANJUNG PERAK - Media Indonesia Times | Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di akhir pekan, ...

MAKI Jatim Ultimatum Keras: Mobil Dinas untuk Pribadi Akan Kami Sikat!

TIMES MERAH PUTIH// Surabaya - Heru MAKI, Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Koorwil Provinsi Jawa Timur berikan himbauan keras untuk ...

JOKER LAW, KOLABORASI KREATIF BERSAMA AYU SYIFA ZARA SIAP WARNAI INDUSTRI MUSIK 2026

Surabaya - Suasana pagi yang cerah di Kebun Bibit Wonorejo pada 12 April 2026 berubah menjadi pusat aktivitas kreatif yang ...

Dikukuhkan Khidmat, Pemuda Katolik Banyuwangi Teguhkan Peran di Tengah Keberagaman

BANYUWANGI, TIMES MERAH PUTIH// Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Banyuwangi periode 2025–2028 resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi yang berlangsung ...

Michael Edy Hariyanto Pimpin Technical Meeting Piala PSSI, Tegaskan Komitmen Pembinaan Sepak Bola Banyuwangi

Banyuwangi – Ketua PSSI sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, memimpin langsung jalannya technical meeting (TM) Piala ...
error: Content is protected !!