MAKI Jatim Hari Ke -14 Bagikan 1000 Tajil, di Senja Kaliwates Jember, Jalin Bisikan Makrifat dan Rahasia Ilahi di Bulan Ramadhan

Jember, 4 Maret 2026 — Di setiap datangnya Ramadhan, langit seakan menurunkan tirai kelembutan yang tak kasatmata. Ia bukan sekadar pergantian waktu, melainkan panggilan pulang bagi jiwa-jiwa yang lama tersesat dalam riuh dunia. Ramadhan adalah madrasah sunyi, tempat manusia diajak menyelami dirinya sendiri, hingga akhirnya menemukan Tuhannya dalam cahaya makrifat.

Di jantung Jember, tepatnya di kawasan Kaliwates, di ruas Jalan Hayam Wuruk menjelang belokan ke Roxy Mall Jember, denyut kemanusiaan bergetar dalam irama yang khusyuk.

Kendaraan melintas seperti biasa, manusia berlalu-lalang dalam kesibukan masing-masing. Namun di balik itu semua, ada getar yang lebih dalam getar cinta yang menjelma menjadi amal.
Sebanyak 1.000 paket ta’jil dibagikan kepada masyarakat yang menanti adzan maghrib.

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur menghadirkan 250 paket mie goreng dengan telur dadar, 250 paket kurma, 250 botol es sirup melon berisi blewah, serta 250 paket jajanan tradisional. Sederhana dalam rupa, namun agung dalam makna.

Sebab Ramadhan tidak pernah berbicara tentang kemewahan. Ia berbicara tentang kesadaran. Tentang bagaimana setiap butir nasi yang berpindah tangan adalah pengingat bahwa rezeki hanyalah titipan. Setiap teguk yang membasahi dahaga adalah pesan lembut bahwa segala nikmat bersumber dari Yang Maha Memberi. Dan setiap senyum yang merekah di wajah penerima adalah cermin rahmat-Nya yang mengalir melalui tangan-tangan hamba.

Puasa adalah latihan ruhani: menahan diri dari yang halal agar jiwa mampu menjauhi yang haram. Lapar bukan sekadar kosongnya perut, melainkan ruang hening tempat hati belajar mendengar bisikan Tuhan. Dahaga bukan sekadar keringnya tenggorokan, melainkan madrasah empati agar manusia merasakan getir kehidupan saudaranya. Dari sanalah makrifat tumbuh kesadaran bahwa seluruh manusia adalah satu keluarga dalam naungan kasih Ilahi.

Ketua MAKI Korwil Jawa Timur, Heru Satriyo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud syukur atas nikmat Allah SWT. Namun syukur sejati bukanlah kalimat yang berhenti di lisan. Ia adalah gerak. Ia adalah amal. Ia adalah kesediaan menjadi perantara turunnya rahmat bagi sesama. Ketika tangan memberi dengan ikhlas, sejatinya ia sedang menerima cahaya yang lebih besar di dalam dadanya.

Sebagai lembaga yang menyerukan integritas, MAKI memaknai Ramadhan bukan hanya sebagai momentum sosial, tetapi juga cermin makrifat. Korupsi bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan kaburnya kesadaran akan pengawasan Ilahi. Ketika manusia lupa bahwa Allah Maha Melihat, ia berani menyimpang. Namun ketika makrifat tumbuh ketika setiap napas disadari berada dalam penglihatan-Nya maka kejujuran bukan lagi beban, melainkan kebutuhan jiwa. Amanah bukan sekadar tanggung jawab, melainkan kehormatan.

Menjelang azan maghrib, langit senja di atas Kaliwates memerah dalam semburat jingga yang syahdu. Waktu seakan melambat. Doa-doa terangkat dalam diam. Hati-hati yang berpuasa bergetar oleh harap. Ta’jil yang sederhana itu menjadi saksi bahwa cinta tidak memerlukan gemerlap untuk bermakna. Yang kecil di mata dunia bisa menjadi besar dalam timbangan langit.

Pada akhirnya, Ramadhan adalah perjalanan pulang. Pulang dari kesibukan menuju kesadaran. Pulang dari keserakahan menuju keikhlasan. Pulang dari lupa menuju ingat. Segala yang digenggam dunia akan terlepas, namun segala yang diikhlaskan karena-Nya akan menetap sebagai cahaya abadi.

Di antara derap langkah senja Kota Jember, terselip pesan yang tak terucap namun terasa: kemuliaan manusia tidak diukur dari apa yang ia miliki, melainkan dari seberapa dalam ia mengenal Tuhannya dan seberapa luas ia mencintai sesamanya.

Dan di situlah makrifat bertemu kemanusiaan
dalam sujud yang khusyuk dan tangan yang terulur,
dalam zikir yang lirih dan kasih yang mengalir,
dalam iman yang bukan hanya diyakini, tetapi dihidupi. (Wwn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Brimob X-Treme 2026: Ajang Dunia, Bukti Kemampuan Personel dan Atlet Indonesia Siap Bersaing Global

Depok - Timesmerahputih.com |  Korps Brimob Polri resmi menggelar Brimob X-Treme 2026, kejuaraan menembak bergengsi bertaraf internasional dalam rangka memperingati ...

Antisipasi Kriminalitas dan Balap Liar, Polres Tanjung Perak Gelar Patroli Gelar Patroli Skala Besar

TANJUNG PERAK - Media Indonesia Times | Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di akhir pekan, ...

MAKI Jatim Ultimatum Keras: Mobil Dinas untuk Pribadi Akan Kami Sikat!

TIMES MERAH PUTIH// Surabaya - Heru MAKI, Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Koorwil Provinsi Jawa Timur berikan himbauan keras untuk ...

JOKER LAW, KOLABORASI KREATIF BERSAMA AYU SYIFA ZARA SIAP WARNAI INDUSTRI MUSIK 2026

Surabaya - Suasana pagi yang cerah di Kebun Bibit Wonorejo pada 12 April 2026 berubah menjadi pusat aktivitas kreatif yang ...

Dikukuhkan Khidmat, Pemuda Katolik Banyuwangi Teguhkan Peran di Tengah Keberagaman

BANYUWANGI, TIMES MERAH PUTIH// Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Banyuwangi periode 2025–2028 resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi yang berlangsung ...

Michael Edy Hariyanto Pimpin Technical Meeting Piala PSSI, Tegaskan Komitmen Pembinaan Sepak Bola Banyuwangi

Banyuwangi – Ketua PSSI sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, memimpin langsung jalannya technical meeting (TM) Piala ...
error: Content is protected !!