Surabaya – Bukit Darmo Golf Surabaya menjadi saksi penutup sebuah perjalanan penuh makna. Paguyuban Golf Ceria (PGC) menggelar kegiatan golf bareng sebagai rangkaian resmi pembubaran kepanitiaan Turnamen Golf PGC yang sukses besar diselenggarakan pada Desember 2025 lalu.
Namun lebih dari sekadar agenda formal, momen ini menjelma menjadi perayaan kebersamaan, rasa syukur, dan semangat persaudaraan khas komunitas golf.
Seluruh panitia penyelenggara hadir, menyatu dalam ayunan stik dan canda yang mengalir alami di setiap hole. Udara pagi Bukit Darmo seolah mempertegas makna acara ini: menutup satu babak kepanitiaan dengan penuh kehangatan, sekaligus membuka ruang silaturahmi yang kian erat di antara keluarga besar PGC.
Golf tidak hanya menjadi olahraga, tetapi medium untuk menjaga kebugaran, menjernihkan pikiran, dan memperkuat ikatan emosional antarsesama anggota.
Penasehat PGC, Abah Hariyanto, menegaskan bahwa pembubaran kepanitiaan ini menyimpan makna yang jauh lebih dalam dari sekadar seremoni. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai momentum refleksi dan rasa syukur atas kelancaran turnamen serta nikmat kebersamaan yang terus terjaga.
“Hal yang terpenting dalam pembubaran kepanitiaan ini adalah rasa syukur kepada Allah SWT. Kita masih diberi kesempatan untuk bersilaturahmi, berolahraga bersama, dan merajut komunikasi dalam suasana kekeluargaan,” ungkapnya dengan penuh keteduhan.
Lebih lanjut, Abah Hariyanto berharap semangat kebersamaan ini menjadi energi positif yang terus mengalir dalam tubuh Paguyuban Golf Ceria (PGC). Ia menaruh harapan besar agar PGC baik pengurus maupun anggota senantiasa diberikan kesehatan, kekompakan, serta mampu menghadirkan manfaat dan keberkahan bagi sesama.
Kegiatan serupa pun diharapkan terus berlanjut sebagai wadah menjaga sportivitas dan persaudaraan di lintasan golf maupun di luar lapangan.
Sementara itu, Yani Budi Sarwono, selaku Ketua Panitia Turnamen PGC Desember 2025, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Ia mengakui bahwa kesuksesan turnamen di Taman Dayu Golf tidak lepas dari dukungan peserta, panitia, dan soliditas komunitas PGC.
“Terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung suksesnya Turnamen PGC Desember 2025. Semoga tahun ini kita bisa kembali menyelenggarakan turnamen PGC dengan kualitas yang lebih baik dan semangat yang lebih besar,” ujarnya optimistis.
Di Bukit Darmo Golf hari ini, tak ada skor yang menjadi tujuan utama. Yang tersisa adalah tawa, jabat tangan, dan keyakinan bahwa PGC bukan sekadar paguyuban golf melainkan rumah kebersamaan yang terus tumbuh, satu ayunan demi satu ayunan. (Bagas)










