Jakarta — Keluarga Mahasiswa Betawi Universitas Muhammadiyah Jakarta (KMB UMJ) sukses melaksanakan kegiatan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Mahasiswa Baru 2026 yang berlangsung pada 5–6 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi langkah lanjutan setelah rangkaian penerimaan anggota baru, sekaligus ruang pembinaan awal dalam membentuk karakter kader KMB UMJ yang berintegritas, kritis, dan berakar kuat pada nilai-nilai budaya Betawi.
Mengusung tema “Menajamkan Intelektualitas, Mengakar pada Kesenian: Penguatan Identitas Betawi di Tengah Perubahan Zaman,” RTL KMB UMJ 2026 tidak hanya menitikberatkan pada penguatan kapasitas intelektual mahasiswa, tetapi juga menegaskan pentingnya kesenian sebagai fondasi identitas budaya Betawi di tengah arus modernisasi.
Kegiatan ini mendapat perhatian serta dukungan dari berbagai pihak. RTL KMB UMJ 2026 turut dihadiri Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan, Deden Umaidi, S.Sos., SE. Kehadiran Dispora menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap gerakan kepemudaan dan upaya pelestarian budaya di kalangan mahasiswa.
Selain itu, kegiatan RTL KMB UMJ 2026 juga diikuti oleh KMB Triloggi, sebagai wujud sinergi lintas kampus dalam memperkuat gerakan mahasiswa Betawi. Kolaborasi ini menjadi simbol persatuan dalam menjaga warisan budaya Betawi serta memperluas ruang perjuangan mahasiswa, baik di lingkungan akademik maupun sosial.
Ketua Umum KMB UMJ, Fahrial Ihza, menegaskan bahwa kegiatan RTL merupakan momentum strategis untuk menanamkan nilai-nilai organisasi serta membangun kesadaran kader mengenai peran mahasiswa sebagai agen perubahan. Menurutnya, penguatan identitas Betawi bukan sekadar pelestarian tradisi, melainkan keberanian menjaga nilai budaya agar tetap relevan dan bermakna di tengah tantangan zaman.
Sementara itu, Ketua Pelaksana RTL KMB UMJ 2026, Rafi Rabbani, menyampaikan bahwa RTL dirancang sebagai ruang pembelajaran yang tidak hanya bersifat seremonial. Kegiatan ini diharapkan mampu membangun kedekatan antaranggota, memperkuat solidaritas, serta membentuk pola pikir kritis yang selaras dengan semangat kebudayaan Betawi.
Rangkaian kegiatan RTL meliputi penguatan materi organisasi, diskusi intelektual, pengenalan nilai-nilai KMB, hingga penguatan kesenian Betawi sebagai identitas yang harus terus hidup dan berkembang. Dengan semangat kebersamaan, RTL KMB UMJ 2026 menjadi bukti bahwa intelektualitas dan budaya dapat berjalan beriringan sebagai energi utama dalam membentuk kader-kader muda yang bermartabat dan adaptif.
Melalui kegiatan RTL ini, KMB UMJ menegaskan komitmennya untuk terus menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa Betawi yang progresif, berbudaya, dan berdaya saing, sekaligus membuka ruang kolaborasi bersama KMB lintas kampus serta para pemangku kepentingan pemerintah.
Redaksi.











