Banyuwangi – Timesmerahputih.com | Danramil 0825/20 Kapten Kav Andoko bersama Babinsa Desa Sumberbulu memastikan momentum bersejarah bagi ketahanan pangan rakyat berlangsung tertib dan penuh wibawa.
Tepat pukul 10.20 WIB, Kamis (09/04/2026), halaman kediaman Bapak Nawali di Dusun Krajan RT.002 RW.004, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, berubah menjadi panggung perayaan kemandirian pangan. Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Kav Andoko, dengan tegap mengambil posisi di barisan terdepan kegiatan Peresmian “Rumah Ketahanan Pangan Ayam Petelur Sumber Mekar” — sebuah program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang digelontorkan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Kantor Cabang Banyuwangi. Di sisinya, anggota Babinsa Desa Sumberbulu berjaga penuh, membuktikan bahwa kehadiran TNI bukan sekadar seremonial — melainkan wujud nyata keberpihakan institusi militer terhadap denyut kehidupan masyarakat sipil.
Lebih dari 50 tamu undangan memadati lokasi peresmian, mulai dari Plt. Camat Songgon Bapak Khoiri, S.Sos., M.Si., AKP Pudji Wahyono, SH. selaku Kapolsek Songgon, Kepala Baznas Drs. Dwi Yanto, M.A.P., hingga Kepala Desa Sumberbulu Sarengat Ma’ruf dan para ibu nasabah Kelompok Sumber Mekar. Ibu Sugiati Nurul Handayani, Pimpinan Cabang Ketahanan Pangan PNM, secara resmi memotong pita dan mendeklarasikan kandang ayam petelur milik Bapak Nawali sebagai unit produksi pangan mandiri pertama yang mendapat dukungan penuh PNM di wilayah Kecamatan Songgon. Momen ini disambut haru dan tepuk tangan riuh para ibu nasabah yang selama ini menjadi tulang punggung program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas tersebut.
Rangkaian acara berlangsung khidmat: diawali santunan anak yatim yang menyentuh hati, diiringi lantunan Lagu Indonesia Raya yang menggetarkan jiwa, dilanjutkan sambutan Plt. Camat dan Pimpinan Cabang PNM, kemudian ditutup dengan doa bersama sebelum puncak acara — panen perdana telur ayam langsung dari kandang. Kehadiran Kapten Kav Andoko dan jajaran Babinsa dalam setiap fase kegiatan menegaskan satu pesan kuat: TNI adalah mitra pembangunan, bukan penonton. Sinergi lintas sektor antara unsur militer, kepolisian, pemerintah daerah, dan lembaga keuangan negara inilah yang menjadi modal sosial tak ternilai dalam memperkuat ketahanan pangan dari akar rumput.
Pukul 11.20 WIB, seluruh rangkaian kegiatan peresmian Rumah Ketahanan Pangan Ayam Petelur Sumber Mekar dinyatakan selesai — tertib, lancar, dan aman di bawah pengawasan ketat Koramil 0825/20 Songgon beserta Babinsa setempat. Ini bukan akhir, melainkan awal dari babak baru: sebuah ekosistem ketahanan pangan yang dibangun bukan dari atas ke bawah, melainkan dari rumah ke rumah, dari desa ke desa — dengan TNI sebagai penjaga gerbangnya. Banyuwangi, sekali lagi, membuktikan bahwa ketika negara hadir hingga ke pelosok dusun, rakyat tidak pernah berjalan sendiri.











