WNA Diduga Kabur, Kuasa Hukum Korban SHN Desak Imigrasi dan Apresiasi Kinerja Polresta Banyuwangi

Banyuwangi,-Times Merah putih.com//Jumat (03/04/2026) – Kuasa hukum korban SHN (56), warga Kelurahan Kepatihan, Rozzak, mengapresiasi kinerja Polresta Banyuwangi dalam menangani laporan kliennya. Ia juga menyoroti isu yang beredar terkait terlapor warga negara asing (WNA) yang diduga sudah tidak berada di Banyuwangi.

Rozzak menyampaikan bahwa dirinya datang langsung ke Polresta Banyuwangi guna menanyakan tindak lanjut laporan tersebut. Dari hasil koordinasi, diketahui bahwa pihak terlapor telah dikirimkan surat pemanggilan untuk hadir pada hari Senin mendatang.

“Alhamdulillah, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polresta Banyuwangi yang telah bekerja maksimal. Terbukti, hari ini terlapor sudah dikirimkan surat pemanggilan. Ini merupakan kinerja keras yang patut kita apresiasi bersama,” ujar Rozzak.

Ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan hanya persoalan individu, melainkan menjadi kepentingan bersama, terutama dalam memastikan hukum benar-benar hadir di tengah masyarakat.

“Kepentingan masyarakat, khususnya yang kurang mampu, harus tetap menjadi perhatian. Prinsip equality before the law harus dirasakan oleh semua pihak tanpa terkecuali, termasuk warga negara asing yang berada di Banyuwangi,” tegasnya.

Menurutnya, sebagai daerah yang menjunjung tinggi budaya dan martabat, Banyuwangi harus mampu menegakkan hukum secara adil dan merata.

“Seperti pepatah, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Ini harus kita sikapi secara bijaksana,” imbuhnya.

Terkait isu yang beredar bahwa WNA terlapor sudah tidak berada di Banyuwangi, Rozzak menyatakan pihaknya mempercayakan sepenuhnya kepada aparat kepolisian untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

“Jika benar yang bersangkutan sudah tidak berada di Banyuwangi atau bahkan di Indonesia, maka hal ini harus menjadi perhatian serius bagi pihak imigrasi,” ujarnya.

Ia juga menyoroti dugaan adanya ketidaksesuaian penggunaan visa oleh WNA tersebut. Jika terbukti menggunakan visa wisata untuk bekerja di Indonesia, menurutnya hal itu harus menjadi evaluasi bersama, khususnya bagi pengawasan keimigrasian.

“Status dan tujuan kedatangan WNA harus jelas agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” tambahnya.

Rozzak pun mempersilakan rekan-rekan media untuk mengonfirmasi langsung kepada pihak imigrasi terkait detail status keimigrasian WNA tersebut, mengingat hal tersebut berada di luar kewenangannya.

Ia berharap kasus ini menjadi atensi dan perhatian khusus bagi aparat penegak hukum sebagai bukti bahwa hukum benar-benar berlaku adil bagi semua pihak.

Reporter ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Brimob X-Treme 2026: Ajang Dunia, Bukti Kemampuan Personel dan Atlet Indonesia Siap Bersaing Global

Depok - Timesmerahputih.com |  Korps Brimob Polri resmi menggelar Brimob X-Treme 2026, kejuaraan menembak bergengsi bertaraf internasional dalam rangka memperingati ...

Antisipasi Kriminalitas dan Balap Liar, Polres Tanjung Perak Gelar Patroli Gelar Patroli Skala Besar

TANJUNG PERAK - Media Indonesia Times | Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di akhir pekan, ...

MAKI Jatim Ultimatum Keras: Mobil Dinas untuk Pribadi Akan Kami Sikat!

TIMES MERAH PUTIH// Surabaya - Heru MAKI, Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Koorwil Provinsi Jawa Timur berikan himbauan keras untuk ...

JOKER LAW, KOLABORASI KREATIF BERSAMA AYU SYIFA ZARA SIAP WARNAI INDUSTRI MUSIK 2026

Surabaya - Suasana pagi yang cerah di Kebun Bibit Wonorejo pada 12 April 2026 berubah menjadi pusat aktivitas kreatif yang ...

Dikukuhkan Khidmat, Pemuda Katolik Banyuwangi Teguhkan Peran di Tengah Keberagaman

BANYUWANGI, TIMES MERAH PUTIH// Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Banyuwangi periode 2025–2028 resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi yang berlangsung ...

Michael Edy Hariyanto Pimpin Technical Meeting Piala PSSI, Tegaskan Komitmen Pembinaan Sepak Bola Banyuwangi

Banyuwangi – Ketua PSSI sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, memimpin langsung jalannya technical meeting (TM) Piala ...
error: Content is protected !!