BANGKALAN || timesmerahputih.com– Forum Komunikasi Pemuda Bangkalan (FKPB) menggelar diskusi dan podcast untuk membahas tata kelola Pasar Hewan dan Palawija Tanah Merah. Kegiatan ini menghasilkan sejumlah rekomendasi perbaikan, mulai dari pengelolaan sampah, penataan parkir, hingga strategi pemenuhan PAD 2026.

Acara berlangsung dengan suasana santai namun penuh gagasan ini, diselenggarakan di Tang Kopi, Kecamatan Tanah Merah, Kamis (27/8/2026) pukul 15.00 – 17.00 WIB.
Ketua FKPB, Taufik Nurhidayat, mengatakan diskusi ini bertujuan mengidentifikasi persoalan yang selama ini dikeluhkan pedagang dan pengunjung pasar.
“Mulai dari pengelolaan sampah yang belum optimal, penataan parkir yang semrawut, hingga upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dari sektor pasar. Tiga hal ini jadi fokus utama kami,” ujar Taufik.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola, pedagang, dan masyarakat untuk mencari solusi konkret. Menurutnya, tanpa tata kelola yang baik, citra pasar sebagai pusat perdagangan akan sulit berkembang.
Khairi, Kepala Pasar Hewan dan Palawija Tanah Merah yang baru dilantik bulan ini, hadir sebagai narasumber. Ia menyampaikan komitmennya untuk membenahi pasar secara bertahap.
“Untuk awal ini kami fokus dulu pada aktivitas pedagang dan pembeli supaya akses mudah. Setelah itu baru kita masuk ke sampah, parkir, dan pemenuhan target PAD 2026. Itu sudah tanggung jawab kami sebagai pengelola,” jelasnya.
Khairi juga membuka diri terhadap kritik dan saran dari FKPB. Ia berharap masukan yang membangun bisa membuat Pasar Hewan dan Palawija tumbuh lebih baik.
Selain itu, ia menyoroti tugas besar yang dihadapinya: menyelesaikan pembangunan gedung pasar baru di sisi utara agar segera bisa ditempati pedagang.
“Kami optimis gedung pasar baru sebelah utara segera selesai dan bisa digunakan. Mohon doa dan dukungan teman-teman FKPB, apalagi banyak yang asli Tanah Merah di sini,” tuturnya.
Dari hasil diskusi dan podcast, FKPB merumuskan rekomendasi: Optimalisasi pengelolaan sampah dengan jadwal dan petugas yang jelas, Penataan parkir agar tidak menimbulkan kemacetan dan ketidaknyamanan pembeli, Strategi peningkatan PAD 2026 melalui tertib administrasi dan optimalisasi potensi pasar
Taufik menegaskan FKPB akan mengawal rekomendasi ini ke Pemkab Bangkalan. “Harapan kami semua permasalahan tata kelola pasar hewan dan palawija di Tanah Merah dapat segera terselesaikan melalui dialog konstruktif ini,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan kesepakatan bersama untuk terus membangun sinergi antara pemuda dan pengelola demi mewujudkan Pasar Tanah Merah yang bersih, tertib, dan nyaman.
(Azis).










