Hadiri Rakor LP2B Jatim, Wabup Bangkalan Pertanyakan Status Lahan Industri di Peta LSD, Ini Jawaban Menteri ATR/BPN

SURABAYA || timesmerahputih.com– Wakil Bupati Bangkalan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang digelar di Ruang Hayam Wuruk, Gedung Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Jumat (11/09/2026).
Rakor tersebut membahas percepatan pencapaian target LP2B sekaligus membahas sejumlah isu strategis terkait perlindungan lahan pertanian, tata ruang, serta kebutuhan pembangunan daerah. Kegiatan dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur, para bupati dan wali kota se-Jawa Timur, serta Menteri ATR/BPN.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bangkalan menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi daerah dalam proses penyelarasan LP2B, LSD, dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Ia menjelaskan, Perda RTRW Kabupaten Bangkalan telah ditetapkan pada Agustus 2024 dengan ketetapan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) sebesar 92 persen. Namun, Surat Keputusan (SK) Bupati terkait penetapan LP2B masih dalam proses penyusunan.
Menurutnya, terdapat persoalan di lapangan karena sebagian lahan yang masuk dalam proporsi perlindungan tersebut memiliki produktivitas yang kurang sesuai untuk pertanian.
Selain itu, sejumlah wilayah strategis yang telah direncanakan sebagai kawasan industri, termasuk kawasan di sekitar kaki Jembatan Suramadu, masih tercatat dalam peta Lahan Sawah Dilindungi (LSD).
“Yang menjadi pertanyaan kami, apabila SK LP2B nantinya telah diterbitkan oleh daerah, apakah kawasan yang secara fungsi sudah tidak sesuai untuk pertanian dapat secara otomatis dikeluarkan dari peta LSD?” ujar Wakil Bupati Bangkalan dalam rakor tersebut.
Wakil Bupati juga menyampaikan, Pemkab Bangkalan saat ini menjalankan pilot project bersama Dinas Pertanian dalam pemetaan lahan hingga tingkat petani atau pengelola.
Pendataan tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketepatan dan efisiensi dalam distribusi pupuk serta mendukung kebijakan pertanian berbasis data.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Menteri ATR/BPN menjelaskan bahwa penerbitan SK LP2B tidak secara otomatis mengeluarkan suatu lahan dari peta LSD.
“Lahan yang akan dikeluarkan harus melalui proses verifikasi dan cleansing untuk memastikan kesesuaian kondisi di lapangan dengan tata ruang,” jelas Menteri ATR/BPN.
Penulis : Azis
Sumber: Humas Bangkalan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

MAKI Jatim Gagas Panggung Besar Ekonomi Kreatif di Banyuwangi, 80 Booth Dorong UMKM Naik Kelas Menuju Pasar Global

SIDOARJO — Banyuwangi kembali diproyeksikan menjadi salah satu titik penting dalam pengembangan ekonomi kreatif Jawa Timur. Kali ini, panggung tersebut ...

Aksi Inovatif Polsek Gubeng Hadirkan Gerobak JUPE, Bagikan 150 Paket Nasi Bungkus Langsung Dipinggir Jalan

Surabaya — Polsek Gubeng kembali menghadirkan terobosan kreatif dalam program JUPE (Jumat Peduli). Kali ini, kepedulian kepada masyarakat dikemas secara ...

Hadiri Rakor LP2B Jatim, Wabup Bangkalan Pertanyakan Status Lahan Industri di Peta LSD, Ini Jawaban Menteri ATR/BPN

SURABAYA || timesmerahputih.com– Wakil Bupati Bangkalan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang digelar di Ruang Hayam ...

Satlantas Polres Bangkalan Gerak Cepat Tangani dan Evakuasi Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Galis

BANGKALAN || timesmerahputih.com– Satlantas Polres Bangkalan bergerak cepat menangani kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Desa Paterongan, Kecamatan ...

‎HKGB ke-74 di Pulau Santen, Bhayangkari Jatim Padukan Kepedulian Sosial dan Pelestarian Pesisir

Banyuwangi– Timesmerahputih.com | Kepedulian terhadap masyarakat dan kelestarian lingkungan pesisir menjadi bagian dari rangkaian Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 ...

Pawai Endhog-Endhogan Maulid Nabi Banyuwangi, Ribuan Telur Dibagikan pada Warga  

BANYUWANGI - Times Merah putih.com// Pawai Endhog-Endhogan yang digelar Pemkab Banyuwangi memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung meriah, Kamis sore ...
error: Content is protected !!