Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo Ungkap Pengedar Sabu Saudara Kembar di Kwanyar

BANGKALAN || timesmerahputih.com— Satresnarkoba Polres Bangkalan kembali menorehkan prestasi dalam pemberantasan narkoba. Dua orang pengedar dengan inisial A dan N yang merupakan saudara kembar berhasil diringkus di Desa Batah Barat, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan.

 

Pengungkapan kasus ini disampaikan langsung oleh Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H dalam konferensi pers di Mapolres Bangkalan, Jum’at 4 September 2026.

 

AKBP Wibowo menjelaskan, penangkapan dilakukan sekitar pukul 00.30 WIB dini hari di wilayah Desa Batah Barat, Kecamatan Kwanyar. Dari tangan kedua tersangka, polisi mengamankan barang bukti cukup banyak.

 

“Yang unik dalam kasus ini, biasanya pengedar narkoba ini pemain tunggal. Namun kali ini yang kami amankan adalah saudara kembar. Ini agak berbeda dan menjadi perhatian kami,” ujar AKBP Wibowo.

 

Dari hasil penggeledahan, petugas mengamankan barang bukti berupa 27 kantong plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor kurang lebih 10,12 gram.

 

Kapolres menyebut, berdasarkan keterangan dan hasil penyelidikan awal, kedua saudara kembar tersebut sudah menjalankan aksi penjualan sabu selama kurang lebih 3 bulan terakhir di wilayah Kwanyar dan sekitarnya.

 

“Dari keterangan yang kami dapatkan, saudara A dan N ini sudah melakukan penjualan sabu kurang lebih 3 bulan terakhir,” jelas AKBP Wibowo.

 

Lebih lanjut, Kapolres membeberkan modus yang digunakan kedua tersangka dalam mendapatkan barang haram tersebut. Mereka menggunakan sistem “diranjau”. 

 

“Modusnya adalah diranjau. Artinya sabu tersebut didapatkan melalui seseorang berinisial R dengan cara ditaruh di sebuah tempat yang sudah disepakati, kemudian diambil oleh pelaku,” terang AKBP Wibowo.

 

Saat ini, kedua tersangka berikut barang bukti telah diamankan dan dibawa ke Mapolres Bangkalan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

 

Atas perbuatannya, A dan N dijerat Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

 

AKBP Wibowo menegaskan, Polres Bangkalan tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelaku peredaran narkoba. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus aktif melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungannya.

 

“Kami berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba sampai ke akar-akarnya. Mohon dukungan masyarakat untuk bersama-sama menjaga Bangkalan dari bahaya narkoba,” pungkas Kapolres.

(Azis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Hasil Maksimal! Panen Jagung Maxxi di Burneh Bangkalan Tembus 11,36 Ton Per Hektare dengan Pupuk Sekali

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Semangat petani jagung di Kabupaten Bangkalan patut diapresiasi. Kelompok Tani (Poktan) Ngarokse Tane I di Desa Lobuk, ...

Heru Satriyo Buka Kegiatan The Biggest Culture of Jatim Bersama MAKI Jatim, Pancoran Grup Perkuat Sinergi Sosial

BANYUWANGI – Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur, Heru Satriyo, membuka kegiatan kebersamaan The Biggest Culture of Jatim ...

Jaga Kamtibmas Kondusif, Sat Samapta Polres Bangkalan Gelar Patroli Dialogis di Kawasan Kampus UTM

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Sat Samapta Polres Bangkalan ...

Sukonatar Siap Wujudkan Desa Bersinar: Ajak Ratusan Desa di Banyuwangi Bersatu Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

BANYUWANGI , -Times Merah putih.com//Gelora pencegahan bahaya narkoba membara di Balai Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, pada Kamis siang, 29 Oktober ...

Ada Apa Dengan Samsat Utara? Tarif Cek Fisik Dipertanyakan, Siapa Yang Menentukan Angka Di Luar Ketentuan?

SURABAYA | — Dugaan ketidaksesuaian tarif dalam pelayanan cek fisik kendaraan di Samsat Utara kini menjadi sorotan. Pertanyaan serius muncul ...

DUA BULAN BEROPERASI, AKHIRNYA TERBONGKAR! Polresta Banyuwangi Sikat Dugaan Mafia Solar Subsidi

BANYUWANGI –Times merah putih.com//Praktik dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali menjadi sorotan. Kali ini, Polresta Banyuwangi berhasil membongkar ...
error: Content is protected !!