CHK Karyadinata Sampaikan 10 Kritikan Terhadap Pertanian: “Bukan untuk Menyalahkan, tapi untuk Perbaikan Bersama”

Bangkalan || timesmerahputih.com- Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Bangkalan, Dr. CHK Karyadinata, S.Pt., M.E., menyampaikan 10 poin kritikan terhadap kondisi pertanian saat ini. Kritik tersebut dirilis melalui infografis resmi dengan pesan utama: “Bukan untuk Menyalahkan, tapi untuk Perbaikan Bersama”.

 

Dalam penyampaiannya, CHK Karyadinata menegaskan bahwa pertanian terlalu penting untuk dibiarkan jalan di tempat. Tujuannya adalah agar pertanian tidak hanya sibuk memproduksi, tetapi juga mampu mensejahterakan petani.

 

Berikut 10 poin kritikan yang disampaikan Kepala DPPKP Bangkalan:

1. Kesejahteraan Petani  Petani masih bekerja keras, tetapi belum tentu semakin sejahtera. Produksi meningkat, namun margin keuntungan sering terkikis biaya input, tenaga kerja, dan harga jual.

 

2. Orientasi Produksi  Pertanian masih terlalu berorientasi pada produksi. Selama ini sering bertanya “berapa banyak yang diproduksi?”, padahal yang lebih penting “berapa besar keuntungan yang diterima petani?”.

 

3. Data Pertanian  Data pertanian belum sepenuhnya akurat dan terintegrasi. Data luas lahan, komoditas, produksi, hingga kepemilikan perlu diperbaiki agar kebijakan tepat sasaran.

 

4. Posisi Petani  Petani sering menjadi objek kebijakan, bukan subjek. Program pertanian seharusnya dibangun berdasarkan kebutuhan dan persoalan nyata di lapangan.

 

5. Hilirisasi  Hilirisasi masih menjadi pekerjaan besar. Banyak hasil pertanian dijual sebagai bahan mentah. Nilai tambah justru dinikmati produk keluar dari tangan petani.

 

6. Regenerasi Petani  Regenerasi petani belum optimal. Anak muda masih menganggap pertanian kurang menarik. Pertanian perlu menjadi profesi modern, teknologi tinggi, dan punya prospek ekonomi jelas.

 

7. Kelembagaan Petani  Kelembagaan petani perlu diperkuat. Kelompok tani dan koperasi jangan hanya aktif ketika ada bantuan. Idealnya menjadi kekuatan ekonomi dalam pengadaan input, produksi, pengolahan, dan pemasaran.

 

8. Ketidakpastian Harga  Petani masih menghadapi ketidakpastian harga. Saat panen harga turun, saat produksi berkurang harga tinggi. Rantai pasok dan tata niaga perlu diperbaiki.

 

9. Mekanisasi dan SDM  Mekanisasi belum selalu diikuti peningkatan kemampuan SDM. Alsintan akan optimal jika operator, perawatan, manajemen penggunaan, dan model bisnisnya juga disiapkan.

 

10. Alih Fungsi Lahan  Alih fungsi lahan pertanian masih menjadi ancaman. Ketika lahan produktif berkurang, produksi pangan dan ketahanan pangan daerah juga ikut terancam.

 

Di akhir penyampaian, CHK Karyadinata menekankan 6 langkah ke depan: Dengar Petani, Perbaiki Kebijakan, Perkuat Kelembagaan, Tingkatkan Nilai Tambah, Lindungi Lahannya, Wujudkan Petani Sejahtera.

 

Dengan tagline “Pertanian Maju, Petani Sejahtera, Indonesia Kuat” Kepala DPPKP berharap kritik ini menjadi bahan evaluasi bersama untuk membangun pertanian Bangkalan yang lebih baik.

(Azis).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

2.000 Peserta Hadiri Kopdar Layang-Layang se-Madura, P3 Muda Jatim Sukses Gelar Pendidikan Politik di Bangkalan

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Suasana meriah menyelimuti Desa Ko'ol, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Sebanyak 2.000 peserta tumpah ruah menghadiri ...

Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Polresta Banyuwangi Bersama Bapanas RI Cek Stok dan Harga Beras di Kabupaten Banyuwangi 

Banyuwangi - Timesmerahputih.com | Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Polresta Banyuwangi bersama Badan Pangan Nasional ...

GANDRUNG, KREATIVITAS, DAN MASA DEPAN: SEBUAH IKHTIAR MAKI JATIM MEWARISKAN IDENTITAS BUDAYA KEPADA GENERASI EMAS BANYUWANGI

BANYUWANGI, 30 Oktober 2026 – Di tengah kemeriahan gelaran The Biggest Culture of Jatim with UKM/UMKM & Ekraf Fiesta 2026 ...

Hasil Maksimal! Panen Jagung Maxxi di Burneh Bangkalan Tembus 11,36 Ton Per Hektare dengan Pupuk Sekali

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Semangat petani jagung di Kabupaten Bangkalan patut diapresiasi. Kelompok Tani (Poktan) Ngarokse Tane I di Desa Lobuk, ...

Heru Satriyo Buka Kegiatan The Biggest Culture of Jatim Bersama MAKI Jatim, Pancoran Grup Perkuat Sinergi Sosial

BANYUWANGI – Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur, Heru Satriyo, membuka kegiatan kebersamaan The Biggest Culture of Jatim ...

Jaga Kamtibmas Kondusif, Sat Samapta Polres Bangkalan Gelar Patroli Dialogis di Kawasan Kampus UTM

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Sat Samapta Polres Bangkalan ...
error: Content is protected !!