BANGKALAN || timesmerahputih.com– Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Bangkalan, Moh. Rasuli, mengingatkan masyarakat terkait larangan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi menggunakan jerigen.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul beredarnya informasi mengenai aktivitas pengisian BBM menggunakan jerigen di salah satu SPBU di wilayah Socah.
“Kami sudah memberikan surat edaran untuk pembelian pakai jerigen itu memang tidak diperkenankan. Kami sudah membuat surat edaran tentang masalah pelarangan pembelian BBM subsidi dengan menggunakan jerigen,” ujar Moh. Rasuli, Selasa (08/09/2026).
Larangan tersebut tertuang dalam Surat Himbauan Nomor: 500.2.3/449/433.113/2026 yang ditetapkan pada 2 April 2026. Dalam surat itu, Diskopumdag meminta seluruh SPBU di Kabupaten Bangkalan untuk tidak melayani pembelian BBM dalam jumlah besar yang berpotensi ditimbun.
Namun, Diskopumdag memberikan pengecualian untuk sektor pertanian, nelayan, dan pelaku UMKM. Pembelian dalam kapasitas besar masih diperbolehkan bagi 3 sektor tersebut, dengan syarat telah memiliki surat rekomendasi dari instansi terkait.
Selain itu, Diskopumdag juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau memborong BBM. “Belilah BBM sesuai kebutuhan,” tulisnya dalam himbauan.
Di sisi lain, pihak SPBU 108 Socah sebelumnya telah memberikan klarifikasi. Melalui Yayuk Irmawati, pekerja SPBU 108 Socah, pihaknya menyampaikan bahwa pengisian BBM menggunakan jerigen dilakukan sesuai prosedur.
“Penjualan menggunakan jerigen sudah sesuai prosedur dan rekomendasi dari Pertamina melalui dinas terkait,” ujar Yayuk kepada media, Minggu (06/09/2026).
Atas perbedaan informasi tersebut, Diskopumdag mengajak masyarakat untuk mematuhi ketentuan yang berlaku dan berkoordinasi langsung dengan Pertamina serta dinas terkait.
Diskopumdag juga menyampaikan bahwa di tengah situasi geopolitik global, PT Pertamina (Persero) telah memastikan pasokan BBM nasional dalam kondisi aman dan mencukupi. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan bijak dalam berbelanja BBM.
(Azis).











