BANGKALAN || timesmerahputih.com – Kinerja Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Sumber Sejahtera Kabupaten Bangkalan di bawah kepemimpinan H. Sobirin Hasan, S.E., MBA, menunjukkan tren positif di tahun 2026.
Selain fokus menggenjot pelayanan, PUDAM juga mencatatkan capaian membanggakan dari sisi kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Direktur Utama PUDAM Sumber Sejahtera Bangkalan, H. Sobirin Hasan mengungkapkan, tahun 2026 ini pihaknya berusaha untuk lebih baik lagi dari tahun sebelumnya, baik dari sisi laba perusahaan, nilai kinerja, maupun kontribusi PAD.
“Alhamdulillah PAD tahun ini kami ditarget Rp 1,8 Miliar dan InsyaAllah sampai dengan saat ini sudah tercapai sekitar 80-90 persen. Target kami nanti di bulan Oktober itu sudah tercapai 100 persen. InsyaAllah itu sudah menjadi nilai tertinggi selama PUDAM ini didirikan,” ujar H. Sobirin, Rabo/09/2026.
Menurutnya, pencapaian tersebut tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat Bangkalan. Ia pun memohon doa restu agar PUDAM dapat terus meningkatkan kualitas pelayanannya.
“Semua ini pasti berkat dukungan support dari semua elemen masyarakat. Kami mohon bantuan doanya agar kami bisa tetap melayani pelanggan dengan baik, cakupan layanan kami semakin baik ke depannya sehingga pelanggan mendapatkan tingkat kepuasan yang lebih baik,” pintanya.
Hingga akhir tahun 2026, PUDAM telah menyiapkan sejumlah rencana kerja strategis. Salah satunya adalah melakukan perbaikan dan peremajaan jaringan pipa di sepanjang Jalan Kiai Haji Muhammad Holil.
“Hari ini sampai akhir tahun kita akan menyelesaikan rencana kerja tahun 2026, beberapa perbaikan yang kita lakukan termasuk di sepanjang Jalan Kiai Haji Muhammad Holil kita akan melakukan sekaligus peremajaan,” jelasnya.
Selain perbaikan infrastruktur, fokus utama PUDAM saat ini adalah penanganan dampak kemarau panjang yang telah berlangsung 2-3 bulan tanpa hujan. Kondisi tersebut menyebabkan penurunan debit air di beberapa sumber.
“Saat ini kita fokus dalam menangani di beberapa lokasi-lokasi yang terdampak oleh kemarau. Misalnya di unit pelayanan kami di Kecamatan Blega yang lokasi sumurnya ke arah Konang itu juga sudah terjadi penurunan, sehingga distribusi ke pelanggan juga mengalami penurunan,” papar Sobirin.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan pelayanan, PUDAM mengambil langkah cepat dengan melakukan dropping air bersih secara gratis kepada pelanggan yang terdampak.
“Nah yang demikian kami atasi dengan dropping air secara gratis ke pelanggan tersebut,” tegasnya.
Sementara untuk wilayah kota Bangkalan, ia memastikan pasokan air masih dalam kondisi aman dan terkendali.
“Sementara kalau di Bangkalan kota, Alhamdulillah untuk saat ini meskipun terjadi penurunan air di bahan bakunya untuk kami olah, Alhamdulillah masih bisa memenuhi target yang kita harapkan,” pungkasnya.
(Azis).











