BANGKALAN || timesmerahputih.com – Kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan di Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, mendapat apresiasi dari aktivis muda setempat, Ma’ruf yang dikenal luas melalui platform TikTok dengan nama Aruf Kenzo.
Aruf Kenzo menyampaikan terima kasih kepada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangkalan, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kokop beserta jajaran stafnya atas penyaluran bantuan air bersih kepada warga Dusun Dangbigih, Desa Mano’an, Kecamatan Kokop, Rabu (28/10/2026).
Bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter tersebut dinilai sangat membantu meringankan beban masyarakat yang menghadapi keterbatasan air bersih di tengah musim kemarau.
Apresiasi secara khusus disampaikan kepada Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bangkalan Dr. H. Abd. Wafi, S.Pd., M.Pd., Kepala KUA Kecamatan Kokop Sainiyah, S.Ag., M.H., serta staf KUA Kokop yakni Fathur Rohman, Moh. Sholihin, dan Akhmad Khoiril Anwar.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bangkalan, Kepala KUA Kokop, serta seluruh staf yang telah peduli terhadap kondisi masyarakat di Dusun Dangbigih, Desa Mano’an. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Aruf Kenzo.
Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Ketika sumber air mulai mengering, warga harus mengeluarkan tenaga, waktu, bahkan biaya tambahan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
“Air bersih bukan sekadar bantuan, tetapi kebutuhan pokok masyarakat yang harus mendapatkan perhatian bersama. Ketika warga mengalami kesulitan air, kehadiran bantuan seperti ini sangat membantu meringankan beban mereka,” katanya.
Ia juga menilai penyaluran air bersih dapat mengurangi beban ekonomi warga yang selama ini harus mencari sumber air alternatif atau membeli air untuk kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan informasi yang diterima, Kemenag Kabupaten Bangkalan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 10 tangki untuk membantu masyarakat di enam desa yang terdampak kekeringan di Kecamatan Kokop.
Keenam desa tersebut meliputi Desa Dupok, Desa Bandasoleh, Desa Tramok, Desa Katol Timur, Desa Lembung Gunong, dan Desa Mano’an. Khusus bagi warga Dusun Dangbigih, Desa Mano’an, bantuan yang disalurkan tercatat sebanyak 5.000 liter air bersih.
“Saya mengapresiasi langkah Kemenag Bangkalan yang menyalurkan bantuan air bersih ke enam desa di Kecamatan Kokop. Semoga bantuan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Aruf berharap perhatian terhadap masyarakat terdampak kekeringan tidak berhenti pada penyaluran bantuan sesaat. Diperlukan kepedulian berkelanjutan serta koordinasi antarlembaga agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.
“Persoalan kekeringan membutuhkan kepedulian dan kerja sama banyak pihak. Saya berharap langkah baik yang dilakukan Kemenag ini dapat menginspirasi lembaga lain untuk turut membantu masyarakat sesuai dengan kemampuan dan kewenangannya,” tegas Aruf.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran Kemenag Bangkalan, KUA Kokop, dan staf yang telah ikut membantu warga Dusun Dangbigih serta masyarakat di wilayah Kokop. Semoga kepedulian ini terus berlanjut dan menjadi penguat semangat gotong royong dalam membantu sesama,” pungkasnya.
(Azis).











