Bupati Bangkalan Hidupkan Kembali Pompa P2AT Tragah yang Mati Sejak 2014, Petani Kini Bisa Tanam 3 Kali Setahun

BANGKALAN || timesmerahputih.com-Upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian terus digenjot Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, meresmikan pengoperasian kembali pompa air P2AT (Proyek Pengembangan Air Tanah) di Kecamatan Tragah yang telah lama mangkrak tidak beroperasi sejak 2014. Peresmian dilakukan pada Senin (05/10/2026).
Pompa dengan kapasitas besar tersebut mulai diuji coba dan dioperasikan kembali sejak 03 Oktober 2026 dengan kapasitas aliran mencapai 378 liter per detik.
Selama ini, lahan pertanian di wilayah Kecamatan Tragah sebagian besar merupakan lahan tadah hujan yang sangat bergantung pada musim penghujan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Lukman Hakim menegaskan, sebelum pompa ini kembali berfungsi, para petani terpaksa harus menyesuaikan waktu tanam hanya di musim hujan.
“Dengan tersedianya jaringan irigasi dari pompa P2AT ini, petani tidak lagi hanya mengandalkan satu musim dalam setahun. Kita harapkan intensitas tanam bisa meningkat menjadi dua hingga tiga kali setahun, sehingga produktivitas dan kesejahteraan petani meningkat,” tegas Bupati Lukman Hakim.
Diketahui, pompa P2AT Tragah sebelumnya terkendala biaya operasional yang cukup besar sehingga tidak dapat berfungsi secara optimal selama hampir 12 tahun. Melihat kondisi wilayah yang sangat membutuhkan air, Pemkab Bangkalan bersama Dinas PUPR dan kelompok tani setempat akhirnya mendorong perbaikan total dan pengoperasian kembali.
Bupati menyampaikan, agar keberadaan pompa dan jaringan irigasi ini dijaga dan dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat luas, khususnya para petani. “Ini aset rakyat. Saya minta dijaga bersama. Jangan sampai setelah diperbaiki malah tidak dirawat,” pintanya.
Untuk pengelolaan, pompa P2AT selanjutnya akan dikelola oleh Dinas PUPR Kabupaten Bangkalan, sementara Dinas Pertanian akan mendukung penuh dari sisi pengembangan pertanian, termasuk penyediaan benih unggul, penanaman, dan pendampingan kelompok tani.
Dengan beroperasinya kembali pompa ini, diharapkan ketahanan pangan di Kabupaten Bangkalan, khususnya di wilayah Tragah, semakin kuat.
(Azis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Polres Bangkalan Ungkap Kronologi Percobaan Pencurian Dengan Kekerasan di Jalan Raya Pedeng Socah

BANGKALAN || timesmerahputih.com – Polres Bangkalan melalui Kasi Humas Polres Bangkalan, IPDA Agung Intama, menyampaikan klarifikasi terkait peristiwa percobaan pencurian ...

DPD LIRA Bangkalan Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek Kanopi dan Sejumlah Pengadaan di UTM ke Kejati Jatim

SURABAYA || timesmerahputih.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Bangkalan resmi melaporkan dugaan penyimpangan pengadaan barang dan ...

2026 Kerja Ketum Fast Respon Agus Flores, Sunyi Senyap, Memantau Langsung Seluruh Polda- Polres, apakah Mereka Kerja Sesuai Visi Misi Kapolri atau Tidak.?

JAKARTA, Langkah Progam Ketum Fast Respon Agus Flores Patut Diajukan Jempol, Pasalnya Hubugan Dekat Antara Kapolri Jendral Pol Suyudi Ario ...

Pemerintah Kecamatan Tanah Merah, Buka Stand di Pekan Raya Bangkalan

Foto Dokumentasi Stand Keikutsertaan Pemerintah Kecamatan Tanah, di Pekan Raya Bangkalan BANGKALAN – Pemerintah Kecamatan Tanah Merah turut memeriahkan gelaran ...

Aruf Kenzo Apresiasi Kemenag Bangkalan Salurkan Air Bersih ke Enam Desa, Termasuk Mano’an

BANGKALAN || timesmerahputih.com - Kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan di Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, mendapat apresiasi dari aktivis muda ...

Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo Lepas Mahasiswa untuk Ikuti Apel Kebangsaan di Mapolda Jatim

BANGKALAN || timesmerahputih.com - Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H. melaksanakan pelepasan mahasiswa Bangkalan yang akan mengikuti Apel Kebangsaan di ...
error: Content is protected !!