BANGKALAN || timesmerahputih.com – Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DP2KP) Kabupaten Bangkalan terus mendorong transformasi pertanian dari pola tradisional menuju modern dan berdaya saing sebagai upaya mendongkrak produksi pangan daerah.
Kepala DP2KP Kabupaten Bangkalan, Dr. CHK Karyadinata, S.Pt., M.E., menyampaikan ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bangkalan ke-495 pada 24 Oktober 2026. Menurutnya, momentum usia 495 tahun ini harus menjadi semangat baru untuk memperkuat sektor pangan sebagai penopang utama kesejahteraan masyarakat.
“Selamat Hari Jadi Kabupaten Bangkalan ke-495. Rampa’ Naong Bringin Korong, Bangkalan Maju, Sejahtera dan Berdaya Saing. Di usia 495 tahun ini, pertanian harus menjadi motor utama kesejahteraan. Kita dorong pertanian yang modern, efisien, dan mampu memberikan nilai tambah bagi petani,” ujar Karyadinata.
Menurutnya, strategi DP2KP Bangkalan bertumpu pada dua pilar utama. Pilar pertama adalah pembentukan Brigade Pangan, yaitu kelompok petani terampil dan terorganisir yang mengelola lahan secara kolektif dengan manajemen modern. Konsep ini diharapkan mampu menciptakan efisiensi, skala ekonomi, dan regenerasi petani milenial.
Pilar kedua adalah optimalisasi Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) mutakhir. DP2KP mendorong penggunaan traktor roda empat, rice transplanter untuk percepatan tanam, drone sprayer untuk pemupukan dan pengendalian hama yang presisi, serta combine harvester untuk panen.
“Dengan Brigade Pangan dan alsintan modern, petani tidak lagi bekerja berat secara manual. Semua lebih cepat, presisi, dan hasilnya lebih maksimal. Biaya produksi juga bisa ditekan,” jelasnya.
Sebagai implementasi nyata dari modernisasi tersebut, DP2KP mencanangkan Gerakan IP 300, yaitu gerakan untuk meningkatkan Indeks Pertanaman agar petani dapat panen padi dan tanaman pangan hingga tiga kali dalam setahun pada lahan yang sama.
“Gerakan IP 300 akan diterapkan pada lahan seluas 2.000 hektare sebagai pilot project. Tujuannya agar tidak ada lahan tidur dan produktivitas pangan kita terus meningkat,” tegasnya.
Selain itu, perluasan metode tanam modern sistem jajar legowo yang terbukti meningkatkan hasil, penggunaan benih unggul bersertifikat, dan pemupukan berimbang ditargetkan mencakup 6.520 hektare di wilayah potensial Bangkalan.
Melalui serangkaian terobosan tersebut, DP2KP Bangkalan menargetkan pertumbuhan sektor pertanian daerah dapat meningkat hingga 10 persen pada tahun 2026.
Di akhir, Karyadinata kembali menyampaikan harapan di Hari Jadi ke-495 ini agar Kabupaten Bangkalan semakin maju dan sejahtera dengan pangan yang kuat.
“Harapan kami di Hari Jadi ke-495 ini, petaninya semakin sejahtera, produksinya melimpah, generasi muda mau kembali bertani karena pertanian itu modern dan menguntungkan. Dengan pangan yang kuat, Bangkalan akan berdiri kokoh menyongsong Indonesia Emas dan mewujudkan Bangkalan yang Maju, Sejahtera dan Berdaya Saing,” pungkasnya.
Ia menambahkan, DP2KP akan terus hadir mendampingi petani dari hulu hingga hilir, agar hasil panen tidak hanya melimpah tetapi juga memiliki nilai jual yang tinggi di pasaran.
(Azis).










