BANGKALAN || timesmerahputih.com– Dinas Pertanian Kabupaten Bangkalan meluncurkan terobosan baru melalui Trilogi Inovasi sebagai upaya bersinergi mewujudkan pertanian Bangkalan yang maju, mandiri dan sejahtera.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (P2KP) Kabupaten Bangkalan, Dr. Chk Karyadinata. S.Pt., M.E. Ia menjelaskan, Trilogi Inovasi ini merupakan langkah strategis untuk menjawab berbagai tantangan pertanian di Kabupaten Bangkalan, mulai dari tata kelola pupuk bersubsidi, penyelamatan lahan pertanian, hingga peningkatan kapasitas petani melalui teknologi digital.
Inovasi pertama adalah KARNA PITALOKA, yaitu kebijakan alih peran pemetaan petak sawah dan identifikasinya sebagai strategi perbaikan tata kelola pupuk bersubsidi. Melalui inovasi ini, pemerintah ingin memastikan pupuk bersubsidi tepat sasaran dan tepat guna bagi petani yang benar-benar berhak.
Inovasi kedua adalah MAHAKARYA BANGKALAN, dengan jargon Selamatkan Lahannya, Pastikan Pupuknya, Mudahkan Sarprasnya dan Sejahterakan Petaninya di Kabupaten Bangkalan. Program ini fokus pada penyelamatan lahan pertanian produktif, jaminan ketersediaan pupuk, kemudahan sarana prasarana pertanian, serta peningkatan kesejahteraan petani secara menyeluruh.
Sementara inovasi ketiga adalah SI PETANI BERBAGI, sebuah platform digital untuk berbagi ilmu, pengalaman dan inspirasi pertanian. Platform ini diharapkan menjadi wadah bagi para petani untuk saling belajar, bertukar pengalaman, dan mendapatkan informasi pertanian terkini secara cepat dan mudah.
Menurut CHK Karyadinata, ketiga inovasi tersebut saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan. Dengan Trilogi Inovasi, Dinas Pertanian Kabupaten Bangkalan optimistis dapat menciptakan ekosistem pertanian yang modern, efisien dan berdaya saing.
“Inovasi untuk Petani, Kemakmuran untuk Bangkalan. Ini bukan hanya slogan, tetapi komitmen kami untuk terus hadir dan berpihak kepada petani,” pungkasnya, Senin (02/11/2026).










