Direktur RSUD Blambangan Berikan Klarifikasi Terkait Informasi Mortuary Cabinet Rusak dan Pengantaran Jenazah ke Bondowoso

Banyuwangi –Times Merah Putih.com//Menanggapi informasi yang berkembang di masyarakat terkait kondisi fasilitas pendingin jenazah (mortuary cabinet) serta pengantaran jenazah pasien ke luar daerah, Direktur RSUD Blambangan Banyuwangi, dr. Siti Asiya Angraini, M.MRS., FSKQua., CHQP, memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan berbagai informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik.

Dalam keterangannya, dr. Siti Asiya Angraini menjelaskan bahwa saat ini RSUD Blambangan memang memiliki satu unit mortuary cabinet atau pendingin jenazah yang sedang mengalami kerusakan. Namun demikian, pihak rumah sakit telah melakukan langkah cepat dan terukur dengan mengajukan proses perbaikan sesuai prosedur yang berlaku.

“Perlu kami sampaikan bahwa satu unit mortuary cabinet saat ini dalam kondisi rusak dan sedang dalam proses perbaikan. Saat ini kami masih menunggu ketersediaan serta pengiriman spare part dari pabrik yang berada di Cianjur, Jawa Barat,” jelas dr. Siti Asiya Angraini.

Ia menegaskan bahwa proses perbaikan tersebut telah dikomunikasikan dengan pihak penyedia dan ditangani sesuai standar pemeliharaan fasilitas rumah sakit, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan optimal dan profesional.

Terkait informasi mengenai pengantaran jenazah ke Kabupaten Bondowoso, Direktur RSUD Blambangan juga memberikan penjelasan secara rinci. Ia membenarkan bahwa pada malam hari tanggal 1 Februari 2026, tim ambulans RSUD Blambangan memang melakukan pengantaran jenazah pasien pasca perawatan di Ruang Penyakit Dalam yang berdomisili di Kabupaten Bondowoso.

“Pengantaran jenazah tersebut merupakan bagian dari pelayanan pemulasaraan dan pengantaran jenazah sesuai dengan domisili keluarga pasien. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan dan tanggung jawab rumah sakit kepada keluarga pasien,” terangnya.

Lebih lanjut, dr. Siti Asiya menekankan bahwa pengantaran jenazah ke Bondowoso tidak berkaitan langsung dengan kondisi kerusakan mortuary cabinet yang saat ini sedang dalam proses perbaikan. Pengantaran tersebut murni dilakukan atas dasar pelayanan sesuai kebutuhan dan permintaan keluarga pasien.

Pihak RSUD Blambangan juga memastikan bahwa seluruh prosedur pemulasaraan jenazah tetap dilaksanakan sesuai standar operasional dan ketentuan yang berlaku, dengan mengedepankan aspek kemanusiaan, etika, serta penghormatan terhadap hak dan martabat pasien serta keluarganya.

Dengan adanya klarifikasi ini, Direktur RSUD Blambangan berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang utuh dan benar, serta tidak terpengaruh oleh kabar yang belum terkonfirmasi. RSUD Blambangan, kata dia, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan pelayanan penunjang, termasuk sarana dan prasarana, demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya.

“Kami terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat, serta berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan humanis,” pungkas dr. Siti Asiya Angraini.
RSUD Blambangan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga suasana kondusif dengan mengedepankan klarifikasi resmi dan komunikasi yang baik demi pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas.

Reporter ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

2.000 Peserta Hadiri Kopdar Layang-Layang se-Madura, P3 Muda Jatim Sukses Gelar Pendidikan Politik di Bangkalan

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Suasana meriah menyelimuti Desa Ko'ol, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Sebanyak 2.000 peserta tumpah ruah menghadiri ...

Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Polresta Banyuwangi Bersama Bapanas RI Cek Stok dan Harga Beras di Kabupaten Banyuwangi 

Banyuwangi - Timesmerahputih.com | Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Polresta Banyuwangi bersama Badan Pangan Nasional ...

GANDRUNG, KREATIVITAS, DAN MASA DEPAN: SEBUAH IKHTIAR MAKI JATIM MEWARISKAN IDENTITAS BUDAYA KEPADA GENERASI EMAS BANYUWANGI

BANYUWANGI, 30 Oktober 2026 – Di tengah kemeriahan gelaran The Biggest Culture of Jatim with UKM/UMKM & Ekraf Fiesta 2026 ...

Hasil Maksimal! Panen Jagung Maxxi di Burneh Bangkalan Tembus 11,36 Ton Per Hektare dengan Pupuk Sekali

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Semangat petani jagung di Kabupaten Bangkalan patut diapresiasi. Kelompok Tani (Poktan) Ngarokse Tane I di Desa Lobuk, ...

Heru Satriyo Buka Kegiatan The Biggest Culture of Jatim Bersama MAKI Jatim, Pancoran Grup Perkuat Sinergi Sosial

BANYUWANGI – Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur, Heru Satriyo, membuka kegiatan kebersamaan The Biggest Culture of Jatim ...

Jaga Kamtibmas Kondusif, Sat Samapta Polres Bangkalan Gelar Patroli Dialogis di Kawasan Kampus UTM

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Sat Samapta Polres Bangkalan ...
error: Content is protected !!