JEMBER – Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah menjadi momentum istimewa bagi CV Aulan Jaya Grup yang berlokasi di Dusun Gumuk Segawe, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember.
Tahun ini, perusahaan milik Anang Wahyudi bersama rekannya Kopda Wahyudi Ari Prasetya berhasil menyalurkan santunan kepada 500 anak yatim piatu dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jember.
Jumlah tersebut meningkat drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya mampu menjangkau 30 hingga 40 anak yatim di sekitar wilayah setempat.

“Dulu paling 30 sampai 40 anak yatim yang bisa kami ajak berbuka bersama dan diberikan santunan. Alhamdulillah tahun ini bisa sampai 500 anak dari berbagai daerah di Jember,” ujar Iwan selaku panitia santunan, Rabu (26/2/2026).
Kegiatan santunan berlangsung selama lima hari, mulai Minggu (21/2/2026) hingga Kamis (26/2/2026). Setiap harinya, sebanyak 100 anak yatim dijemput menggunakan armada yang telah disiapkan panitia.
Menariknya, sebelum berbuka puasa bersama, anak-anak tersebut diajak ke salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Jember untuk memilih sendiri pakaian yang akan dikenakan saat Hari Raya Idul Fitri. Setiap anak mendapatkan anggaran belanja sebesar Rp350 ribu.
“Setiap anak kami persilakan memilih sendiri pakaian yang diinginkan. Budget yang kami berikan Rp350 ribu per anak. Kalau selisih sedikit tidak masalah, yang penting tidak berlebihan,” ungkap Kopda Wahyudi Ari Prasetya.
Setelah berbelanja, para anak yatim diajak ke kediaman Anang Wahyudi untuk mengikuti rangkaian acara buka bersama. Kegiatan diawali dengan tausiah Ramadhan yang disampaikan oleh pengasuh salah satu pondok pesantren di Jember, kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan pemberian uang saku.
Proses pengumpulan peserta dilakukan melalui komunitas Panther (Paguyuban Teknisi HP Jember) yang berada di bawah naungan CV Aulan Jaya Grup dan tersebar di berbagai kecamatan. Melalui jaringan komunitas tersebut, anak-anak yatim dari berbagai daerah dapat terdata dan diundang mengikuti kegiatan.
Kopda Wahyudi berharap kegiatan sosial ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di tahun-tahun mendatang.
“Semoga tahun depan bisa lebih banyak lagi. InsyaAllah usaha kami juga akan bertransformasi menjadi PT tahun ini. Mudah-mudahan berjalan lancar dan semakin bermanfaat bagi masyarakat, khususnya kaum duafa dan anak yatim,” pungkasnya.
Aksi sosial ini menjadi contoh nyata kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat sekitar, bahwa keberhasilan bisnis tidak hanya diukur dari keuntungan semata, tetapi juga dari sejauh mana mampu memberi manfaat dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama, terutama di bulan penuh berkah.
(Red)













