INTEGRITAS KEJARI MADINA DIPERTARUHKAN! KETUA UMUM IMA MADINA PEKANBARU DESAK PEMERIKSAAN TERHADAP KABID DIKDAS DINAS PENDIDIKAN

Mandailing Natal – Sorotan publik terhadap Kejaksaan Negeri (Kejari) Mandailing Natal kian menguat. Sejumlah pemberitaan media mengangkat desakan Aliansi Gabungan Ormas dan Ormawa agar Kejari Madina segera memeriksa Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Madina atas dugaan persoalan yang berkembang.

Gusti menilai, lambannya respons aparat penegak hukum justru memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Jika Kejari Madina ingin menjaga marwah institusi dan kepercayaan publik, maka langkah konkret harus segera diambil, bukan sekadar menunggu situasi mereda.

Ketua Umum Ima Madina Pekanbaru, Gusti Pardamean Nasution, menegaskan bahwa momentum ini menjadi ujian serius bagi integritas Kejari Madina.

Kami tidak ingin ada kesan pembiaran. Jangan sampai muncul persepsi bahwa hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Jika ada dugaan yang telah disuarakan secara terbuka oleh masyarakat dan elemen mahasiswa, maka wajib hukumnya bagi aparat penegak hukum untuk segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan, jika benar terbukti bersalah maka tangkap dan penjarakan tegas Gusti.

Menurutnya, sektor pendidikan tidak boleh dikotori oleh praktik-praktik yang berpotensi mencederai amanah publik. Dinas Pendidikan adalah lembaga strategis yang mengelola anggaran besar dan menyangkut masa depan generasi muda Mandailing Natal.

Ini bukan persoalan pribadi atau kelompok. Ini menyangkut masa depan anak-anak Madina. Jika memang tidak ada persoalan, maka pemeriksaan terbuka akan menjadi pembuktian. Tapi jika ada dugaan pelanggaran, maka harus ditindak tegas tanpa kompromi,” lanjutnya dengan nada keras.

Gusti juga menekankan bahwa diamnya aparat justru memperlebar ruang spekulasi liar di tengah masyarakat. Ia meminta Kejari Madina tidak alergi terhadap kritik dan tuntutan publik.

Kejaksaan harus berdiri di atas kepentingan hukum dan rakyat, bukan kepentingan kekuasaan. Integritas itu bukan slogan. Integritas dibuktikan dengan tindakan,” tambahnya.

Aliansi Gabungan Ormas dan Ormawa menegaskan akan terus mengawal perkembangan kasus ini dan tidak segan melakukan langkah-langkah lanjutan apabila tuntutan pemeriksaan tidak segera ditindaklanjuti.
Publik kini menunggu: apakah Kejari Madina mampu menjawab keraguan dengan tindakan nyata, atau justru membiarkan kepercayaan masyarakat terus tergerus?(tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Hari Kedua Penelusuran, Agus Flores Klaim Temukan 10 Tambang Ilegal di Jawa Timur

JAWA TIMUR — Ketua Umum PWFRN Counter Polri, Agus Flores, kembali mengungkap dugaan maraknya aktivitas tambang ilegal di wilayah Jawa ...

PGC Adi Cup 2 Menggema di Bukit Darmo: Dari Lapangan Golf, Lahir Kebersamaan Tanpa Batas

Surabaya — Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti lapangan Bukit Darmo Golf pada Selasa pagi (14/3/2026). Di tengah hijaunya fairway dan ...

Divpropam Polri dan Slog Polri Periksa Senjata Api Personel di Polresta Deli Serdang

TIMES MERAH PUTIH// Dalam rangka memastikan penggunaan senjata api dinas sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, Divisi Profesi dan Pengamanan ...

Polres Tanjung Perak PTDH Anggota, Kapolres Tekankan Penegakan Integritas

SURABAYA – Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Wahyu Hidayat, menegaskan komitmen institusinya dalam menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat melalui penegakan disiplin ...

Kapolri Hadiri Halal Bihalal KSPSI, Perkuat Sinergi Buruh dan Pengusaha di Tengah Tantangan Global

Tangerang – Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H bersama Keluarga Besar KSPSI ...

Polda Jatim Hentikan Laporan, Mabes Polri Jadi Penentu Nasib Kasus

SURABAYA, 14 April 2026 – Upaya laporan balik yang diajukan Bupati Sidoarjo, Subandi, terhadap mantan anggota DPR RI, Rahmat Muhajirin, ...
error: Content is protected !!