MAKI Jatim Merajut Samudra Makrifat di Ufuk Senja: Berbagi 1000 Paket Tajil di Alun Alun Sidoarjo

Sidoarjo, 3 Maret 2026 — Ramadhan tidak pernah sekadar hadir sebagai pergantian bulan dalam hitungan kalender. Ia turun laksana embun cahaya, menyentuh dedaunan jiwa yang lama merindukan kesegaran Ilahi. Di bulan inilah manusia diajak menyelami samudra makrifat mengenal dirinya sebagai hamba, dan mengenal Tuhannya sebagai Sumber dari segala yang ada.

Di jantung kota Sidoarjo, tepat di kawasan Alun-Alun Sidoarjo, di hadapan Monumen Jayandaru, denyut kemanusiaan bergetar dalam irama yang khusyuk. Langkah-langkah manusia bersilang di antara kendaraan yang melintas, namun di atas semuanya, ada getar sunyi yang lebih dalam: getar cinta yang menjelma dalam tindakan.

1000 paket ta’jil dibagikan kepada masyarakat yang tengah bersiap menyambut maghrib. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur menghadirkan 250 paket nasi campur lengkap, 250 paket kurma, 250 botol es sirup melon berisi blewah, serta 250 paket jajanan tradisional. Sederhana dalam rupa, namun agung dalam makna.

Sebab pada hakikatnya, Ramadhan bukan tentang apa yang tampak oleh mata, melainkan tentang apa yang bergetar dalam dada. Setiap nasi yang berpindah tangan adalah saksi bahwa rezeki hanyalah titipan. Setiap teguk yang melepas dahaga adalah pengingat bahwa segala nikmat berasal dari Yang Maha Memberi. Dan setiap senyum yang terbit di wajah penerima adalah cermin rahmat-Nya yang mengalir melalui tangan-tangan hamba.

Puasa adalah latihan menahan diri dari yang halal, agar jiwa mampu menolak yang haram. Lapar bukan sekadar kosongnya perut, melainkan ruang sunyi tempat hati belajar mendengar bisikan Tuhan. Dahaga bukan sekadar keringnya kerongkongan, melainkan madrasah kesadaran agar manusia merasakan getirnya kehidupan saudaranya. Dari sanalah lahir empati buah dari makrifat yang menyadari bahwa seluruh manusia adalah satu keluarga dalam naungan kasih Ilahi.

Ketua MAKI Korwil Jawa Timur, Heru Satriyo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud syukur atas nikmat Allah SWT. Namun syukur sejati bukan hanya ucapan yang terucap, melainkan amal yang bergerak. Syukur adalah kesadaran bahwa kita hanyalah perantara bahwa Allah memilih sebagian tangan untuk menjadi jalan turunnya rahmat bagi yang lain.

Sebagai lembaga yang menyerukan integritas, MAKI memaknai Ramadhan sebagai cermin makrifat yang jernih. Korupsi tidak sekadar pelanggaran hukum, melainkan kaburnya kesadaran bahwa Allah Maha Melihat. Ketika manusia lupa akan pengawasan Ilahi, ia berani menyimpang. Namun ketika makrifat tumbuh dalam hati ketika setiap helaan napas disadari berada dalam penglihatan-Nya maka integritas bukan lagi beban, melainkan kebutuhan jiwa. Kejujuran menjadi ibadah. Amanah menjadi kehormatan.

Menjelang adzan maghrib, langit senja memerah dalam semburat jingga yang syahdu. Waktu seakan berhenti sejenak. Doa-doa terangkat dalam diam, dan hati-hati yang berpuasa menggigil oleh harap. Ta’jil yang sederhana menjadi saksi bahwa cinta tidak memerlukan kemewahan untuk bermakna. Yang kecil dalam pandangan dunia bisa menjadi besar dalam timbangan langit.

Pada akhirnya, Ramadhan adalah perjalanan pulang. Pulang dari kesibukan dunia menuju kesadaran ruhani. Pulang dari keserakahan menuju keikhlasan. Pulang dari lupa menuju ingat. Segala yang kita genggam akan lepas, dan segala yang kita ikhlaskan akan menetap sebagai cahaya.

Di antara derap langkah senja Alun-Alun Kota Sidoarjo, terselip pesan yang tak terucap namun terasa: kemuliaan manusia tidak diukur dari apa yang ia miliki, tetapi dari seberapa dalam ia mengenal Tuhannya dan seberapa luas ia mencintai sesamanya.

Dan di situlah makrifat bertemu kemanusiaan dalam sujud yang khusyuk dan tangan yang terulur; dalam zikir yang lirih dan kasih yang mengalir; dalam iman yang bukan hanya diyakini, tetapi dihidupi. (Wwn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

BUPATI BANGKALAN APRESIASI DUKUNGAN PEMERINTAH PUSAT, DORONG PRODUKTIVITAS PERTANIAN TEMBUS 10 TON/HA

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Bupati Bangkalan *Lukman Hakim, S.IP., M.H. menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertanian RI ...

Sinergi Cegah Stunting, Dinas Kesehatan Bangkalan Gandeng 22 Puskesmas Lewat Kampanye Video 

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan menggelar Lomba Inovasi Video Akselerasi Capaian Imunisasi dan Kampanye GERMAS Pencegahan Stunting ...

BNNK Banyuwangi dan Lanal Banyuwangi Perkuat Sinergi P4GN melalui Audiensi

foto: Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rachmat, S.H., S.I.K., M.M. (kanan), menerima cendera mata dari Komandan Lanal Banyuwangi, Letkol Laut ...

BERSATU CEGAH NARKOBA, POLRES BANGKALAN GANDENG DITBINMAS POLDA JATIM DAN BNN JATIM GELAR EDUKASI PELAJAR

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com- Dalam upaya melindungi generasi muda dari bahaya narkoba, Polres Bangkalan menggandeng Ditbinmas Polda Jatim dan ...

POLRES BANGKALAN DALAMI PENYEBAB KEMATIAN PELAJAR DI KECAMATAN BLEGA

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Polres Bangkalan saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait penemuan seorang pelajar yang meninggal dunia di wilayah ...

SATPOLAIRUD DAN LANAL BATUPORON EVAKUASI MAYAT PRIA 58 TAHUN DI PESISIR SELATAN BANGKALAN

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Satpolairud Polres Bangkalan bersama Lanal Batuporon bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait ditemukannya sesosok mayat di ...
error: Content is protected !!