Sepuluh Malam Terakhir: Momentum Meraih Lailatul Qadar

Penulis: Idham Holid

Ramadhan selalu datang membawa harapan. Ia bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga, tetapi bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan kesempatan bagi setiap Muslim untuk memperbaiki diri. Di bulan suci inilah manusia diajak kembali merenungi perjalanan hidupnya, memperbanyak ibadah, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

Salah satu keistimewaan terbesar Ramadhan adalah hadirnya Lailatul Qadar, malam yang disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Malam penuh kemuliaan yang nilainya jauh melampaui waktu manusia pada umumnya. Setiap doa yang dipanjatkan, setiap sujud yang ditunaikan, dan setiap ayat yang dibaca pada malam itu memiliki nilai pahala yang sangat besar.

Karena itulah, sepuluh malam terakhir Ramadhan menjadi waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam. Rasulullah SAW memberikan teladan yang jelas bagaimana beliau menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah. Beliau memperbanyak shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, serta membangunkan keluarganya agar bersama-sama meraih keberkahan Lailatul Qadar.

Namun dalam realitas kehidupan modern saat ini, tidak sedikit orang yang justru kehilangan fokus di penghujung Ramadhan. Kesibukan mempersiapkan hari raya, berbelanja kebutuhan Lebaran, hingga berbagai urusan dunia sering kali membuat sebagian orang lupa bahwa di akhir Ramadhan tersimpan kesempatan luar biasa yang mungkin tidak datang dua kali dalam hidup.

Padahal, Ramadhan sejatinya adalah momentum untuk kembali membersihkan hati dan memperbaiki diri. Berburu Lailatul Qadar bukan hanya tentang mencari malam tertentu, tetapi tentang kesungguhan dalam meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat keimanan. Malam-malam terakhir Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak doa, memohon ampun atas dosa yang telah lalu, serta berharap kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Tidak ada seorang pun yang tahu apakah ia masih akan bertemu Ramadhan di tahun berikutnya. Karena itu, setiap detik di bulan suci ini seharusnya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sepuluh malam terakhir adalah puncak perjalanan spiritual seorang Muslim dalam Ramadhan.

Pada akhirnya, berburu Lailatul Qadar bukan sekadar tradisi ibadah tahunan, tetapi sebuah upaya sungguh-sungguh untuk meraih ampunan dan keberkahan dari Allah SWT. Semoga kita semua diberi kekuatan untuk menghidupkan malam-malam terakhir Ramadhan dan dipertemukan dengan Lailatul Qadar, malam yang penuh kemuliaan dan ampunan bagi hamba-hamba-Nya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Keluarga H. Hamim Thohari Gelar Pengajian dan Doa Bersama, Undang 50 Anak Yatim

Banyuwangi —Times merah putih.com//12 September 2026, Keluarga Bapak H. Hamim Thohari menggelar acara pengajian, tahlil, dan doa bersama dengan mengundang ...

Yusuf Kurniawan Yang Di Sapa Iwan Ketua LSM Harimau DPC Banyuwangi Bersama Jajaran Pengurus Dan Anggotanya Meninjau Lokasi Bersama Perhutani, Membuka Akses Jalan Umum Buat Warga Dusun Wangkal Kalipuro

BANYUWANGI. — Persoalan akses jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat di wilayah Kalipuro mendapat perhatian dari LSM Harimau DPC Banyuwangi. Lembaga ...

Dandim 0825/Banyuwangi Didampingi Ibu Tekankan Disiplin dan Kehormatan Prajurit Saat Kunjungi Koramil Cluring

Banyuwangi -Times Merah putih.com//Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Ny ...

Navy Golf Tournament HUT ke-81 TNI AL: Ketika Sportivitas Menjadi Gerakan Kemanusiaan

SURABAYA —  Sekitar 140 peserta Navy Golf Tournament dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Angkatan Laut (TNI ...

Jaga Kebersihan Pelabuhan, Polsek Gilimanuk Bersama Lintas Instansi Gelar Aksi Bersih-Bersih

JEMBRANA – Times Merah putih.com//Menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan pelabuhan menjadi tanggung jawab bersama. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih ...

MAKI Jatim Gagas Panggung Besar Ekonomi Kreatif di Banyuwangi, 80 Booth Dorong UMKM Naik Kelas Menuju Pasar Global

SIDOARJO — Banyuwangi kembali diproyeksikan menjadi salah satu titik penting dalam pengembangan ekonomi kreatif Jawa Timur. Kali ini, panggung tersebut ...
error: Content is protected !!