Dikonfirmasi Berulang Kali Tak Dijawab, Transparansi Dana Desa Hutabangun Jae Disorot

TIMES MERAH PUTIH// Mandailing Natal – Upaya konfirmasi berulang yang dilakukan media terkait pengelolaan Dana Desa (DD) Hutabangun Jae hingga kini belum membuahkan hasil. Kepala desa setempat tidak memberikan tanggapan resmi meski telah beberapa kali dihubungi.
Redaksi sebelumnya menyampaikan permohonan klarifikasi melalui pesan WhatsApp menyusul sorotan warga terkait dugaan tidak terlihatnya realisasi sejumlah program Dana Desa Tahun Anggaran 2024 hingga 2025. Konfirmasi dilakukan sebagai bagian dari penerapan prinsip keberimbangan informasi.
Sejumlah poin yang dimintai penjelasan meliputi realisasi anggaran bidang pendidikan dan kesehatan, pengadaan perlengkapan sosial masyarakat, kondisi lampu penerangan desa, penyaluran insentif keagamaan, hingga program ketahanan pangan.
Namun hingga berita lanjutan ini diterbitkan, tidak satu pun pertanyaan tersebut dijawab. Pesan konfirmasi tercatat telah diterima, namun tidak direspons, baik secara tertulis maupun lisan oleh pihak Pemerintah Desa Hutabangun Jae.
Sikap bungkam tersebut menambah tanda tanya di tengah masyarakat yang sebelumnya menyampaikan keluhan terkait minimnya wujud fisik serta manfaat sejumlah program Dana Desa di wilayah tersebut.
Menanggapi kondisi ini, Bendahara Satma AMPI, Muhammad Saleh, menilai ketertutupan informasi berpotensi memperbesar kecurigaan publik terhadap tata kelola anggaran desa.
“Dana Desa merupakan uang negara yang wajib dikelola secara transparan dan akuntabel. Jika memang pengelolaannya sudah sesuai aturan, seharusnya tidak ada yang ditutup-tutupi. Klarifikasi penting agar tidak muncul asumsi liar di masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, ketika kepala desa tidak merespons konfirmasi media, hal tersebut patut menjadi catatan serius dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
Redaksi menegaskan, konfirmasi telah dilakukan berulang kali sebagai bagian dari tanggung jawab jurnalistik. Media ini tetap membuka ruang hak jawab bagi Pemerintah Desa Hutabangun Jae kapan pun diperlukan.

(Magrifatulloh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

MAKI Jatim Inisiasi “Rumah Besar” Ekonomi Kreatif: Menyatukan Talenta, Menggerakkan Ekonomi, dan Mengantarkan Jawa Timur Menjadi Pusat Industri Kreatif Nasional

SURABAYA, 30 Mei 2026 – Di tengah perubahan besar perekonomian dunia yang semakin bertumpu pada kreativitas, inovasi, dan teknologi, Jawa ...

Banyuwangi 14 Kali Berturut-Turut Pertahankan WTP dari BPK

BANYUWANGI –Times Merah putih.com//Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Kabupaten Banyuwangi, kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa ...

Surabaya Kembali Disorot, Dugaan TPPO Anak di Gion Spa Perkuat Citra Jawa Timur sebagai Titik Rawan Perdagangan Orang

Surabaya – Dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali menyeret nama Surabaya dan Jawa Timur ke dalam sorotan nasional. Kasus ...

*Tindak Tegas Premanisme! Polresta Banyuwangi Amankan Komplotan Pemuda Bersajam di Blimbingsari*

Banyuwangi –Times Merah putih.com//Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi melalui Unit Reskrim Polsek Rogojampi mengambil tindakan tegas terukur terhadap segala ...

Tambah Experience, Wisatawan ke Banyuwangi Disuguhkan Minuman dan Kudapan Lokal

BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Keelokan alam Banyuwangi menjadi salah satu alasan wisatawan untuk menghabiskan liburannya ke kota berjuluk Sunrise of ...

Bermitra dengan UMKM Lokal, Kuliner Khas Banyuwangi Jadi Menu Baru di Kereta Api

BANYUWANGI - Times Merah putih.com//Para penumpang kerata api kini dapat menikmati menu kuliner khas Banyuwangi. Bermitra dengan pelaku UMKM lokal, ...
error: Content is protected !!