DPC GRIB Jaya Banyuwangi Tegaskan Pengawalan Hukum Kasus Dugaan Penganiayaan oleh WNA Asal Rusia terhadap Pengusaha Sound System

Spread the love

Banyuwangi – Times Merah putih.com//Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GRIB Jaya Kabupaten Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk mengawal proses hukum dalam kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang warga negara asing (WNA) asal Rusia berinisial FA terhadap seorang pengusaha sound system lokal bernama Didik. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026, dan kini menjadi perhatian berbagai pihak di Banyuwangi.

Ketua DPC GRIB Jaya Banyuwangi, Yahya Umar yang akrab disapa Bang Yahya, secara tegas mengecam tindakan yang diduga dilakukan oleh FA. Dalam keterangannya pada Senin (30/03/2026), ia menyampaikan bahwa tindakan kekerasan, terlebih yang dilakukan oleh WNA terhadap warga lokal, tidak dapat ditoleransi dan harus diproses secara hukum tanpa pandang bulu.

“Ini bukan hanya soal individu, tetapi menyangkut rasa keadilan masyarakat. Kami sangat menyayangkan kejadian tersebut. Jika benar terjadi penganiayaan, maka pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku di Indonesia,” tegas Bang Yahya.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan WNA di Indonesia harus tetap menghormati norma, hukum, dan kearifan lokal. Menurutnya, tidak boleh ada kesan bahwa hukum dapat dipermainkan atau ditegakkan secara tebang pilih hanya karena pelaku berasal dari luar negeri.

GRIB Jaya Banyuwangi, lanjutnya, akan terus mengawal perkembangan kasus ini hingga tuntas. Pihaknya juga siap memberikan dukungan moral kepada korban serta mendorong aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

“Kami akan mengawal kasus ini sampai selesai. Tidak boleh ada intervensi atau upaya yang melemahkan proses hukum. Banyuwangi adalah daerah yang menjunjung tinggi keamanan dan ketertiban, sehingga siapa pun yang melanggar hukum harus diproses sesuai aturan,” tambahnya.

Kasus ini sendiri bermula dari dugaan insiden di salah satu lokasi kegiatan yang melibatkan jasa sound system milik korban. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara jelas kronologi kejadian serta memastikan unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Masyarakat Banyuwangi pun diimbau untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum. GRIB Jaya berharap agar kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak bahwa supremasi hukum di Indonesia harus ditegakkan tanpa diskriminasi.

Dengan adanya pengawalan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk GRIB Jaya Banyuwangi, diharapkan proses hukum terhadap dugaan penganiayaan ini dapat berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi korban

Reporter ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Panti Rehabilitasi Mandiri dan Batas Kewenangan: Antara Niat Sosial dan Risiko Hukum

Banyuwangi -Times Merah putih.com//Oleh : Hakim Said, S.H. Ketua Yayasan Anti Narkoba Lapor Pulih Sehat Sejahtera (YAN LPSS) Banyuwangi Rehabilitasi ...

PELAKU DUGAAN PENGANIAYAAN PEMILIK SOUND SYSTEM DI PINTU MASUK PANTAI MARINA BOOM KABUR KE CHINA

Banyuwangi - Times Merah putih.com//Seorang pelaku penganiayaan terhadap petugas sound system di area pintu masuk Boom dilaporkan melarikan diri dan ...

Tidak Ada Yang Kebal Hukum! Polres Simalungun Buktikan Aksi Nyata: Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Jawa, Along Tidak Berkutik Saat dibekuk

SIMALUNGUN – Times Merah putih.com//Tudingan miring yang menyebut Polres Simalungun bungkam dan tidak mampu menyentuh bandar narkoba besar di wilayahnya ...

Wakapolres Raja Ampat Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Asian Volleyball Confederation Beach Tour 2026

Raja Ampat, -Times Merah putih.com//Kepolisian Resor (Polres) Raja Ampat melaksanakan apel kesiapan pengamanan menyambut gelaran bergengsi AVC (Asian Volleyball Confederation) ...

Polres Trenggalek Amankan Bandar Arisan Bodong,Tersangka Ditangkap di Timor Leste

TRENGGALEK - Times Merah putih.com//Jalan panjang pengungkapan kasus penipuan dan penggelapan modus lelang arisan selesai sudah. Jajaran Satreskrim Polres Trenggalek ...

Polres Malang Siagakan Ratusan Personel Layanan Pengamanan Ibadah Paskah

MALANG - Times Merah putih.com//Polres Malang Polda Jatim memberikan layanan pengamanan intensif rangkaian ibadah Paskah 2026 yang berlangsung dari hari ...
error: Content is protected !!