Banyuwangi, – 3 April 2026. Warga di sekitar Jalan Raya Srono, jalur utama Banyuwangi–Jember, mengeluhkan keberadaan pohon tua yang sudah mati dan lapuk. Pohon tersebut berada di depan Kantor Pos Srono dan dinilai berpotensi tumbang serta membahayakan pengguna jalan.
Salah satu warga, David, mengaku khawatir kondisi pohon yang semakin rapuh dapat menimbulkan korban. Terlebih, lokasi tersebut merupakan jalur padat kendaraan setiap harinya.
“Kalau sampai tumbang, bisa kena pengguna jalan atau bangunan di sekitar sini,” ujarnya.
Ia menyebut, warga telah beberapa kali melaporkan kondisi tersebut ke pihak Kecamatan Srono. Namun hingga kini, belum ada penanganan dari instansi terkait.
Pantauan di lokasi menunjukkan pohon dalam kondisi mengering, dengan dahan rapuh dan daun yang telah banyak rontok. Saat angin kencang, dahan terlihat mudah bergoyang dan berisiko patah.
Warga berharap Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan evakuasi atau pemangkasan sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Jangan sampai menunggu korban dulu baru ditangani,” kata warga lainnya.
Warga juga mengaku serba dilema. Jika melakukan pemangkasan secara mandiri, mereka khawatir melanggar aturan. Namun jika dibiarkan, risiko bahaya terus mengintai.
“Kalau kami yang potong bisa disalahkan, tapi kalau ada korban siapa yang tanggung jawab?” tegasnya.
Melalui pemberitaan ini, warga meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat demi keselamatan masyarakat dan pengguna jalan.
Pewarta (rz)











