Danramil Songgon Pimpin Langsung Hari Ke-6 Karya Bakti Jembatan Garuda — TNI dan Rakyat Satukan Keringat di Sungai Binau

Banyuwangi – Timesmerahputih.com | Pagi masih berembun ketika Kapten Kav Andoko, Komandan Koramil 0825/20 Songgon, telah berdiri tegap memimpin apel kerja di tepi Sungai Binau, Dusun Krajan, Desa Songgon, Jumat (03/04/2026). Tepat pukul 07.00 WIB, peluit dibunyikan, dan hari ke-6 Karya Bakti TNI Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III Kodim 0825/Banyuwangi resmi bergulir. Bukan sekadar rutinitas — ini adalah panggung nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang setiap harinya semakin mengeras, seperti cor beton yang terus mereka tuangkan ke dalam pondasi.

Mobilisasi yang hadir di lokasi bukanlah kaleng-kaleng. Bati Bhakti TNI Kodim 0825, Anggota Zibang, jajaran Koramil lintas wilayah — mulai dari 0825/08 Srono, 12 Rogojampi, 13 Singojuruh, 14 Kabat, hingga 0825/19 Sempu — semuanya bahu-membahu tanpa sekat kepangkatan. Kepala Desa Songgon M. Qoderi, Kepala Dusun Krajan Bp. Nanang, serta Kepala Dusun Gumukcandi Bp. Muhklis turut serta mendampingi, bersama warga kedua dusun yang tak mau ketinggalan menjadi bagian dari sejarah kecil yang tengah mereka tulis bersama.

Di hari ke-6 ini, keringat tumpah untuk pekerjaan teknis yang krusial: pemasangan dan pengecoran siklop pondasi, pembesian kolom, pemindahan material batu pondasi, hingga pemasangan pondasi batu belah. Setiap palu yang berdentam, setiap ember semen yang dioper, mendekatkan dua dusun yang selama ini hanya bisa saling menatap di seberang arus. Jembatan ini bukan sekadar baja dan beton — ia adalah nadi baru yang akan menghubungkan Dusun Krajan dengan Gumukcandi, membuka akses warga menuju puskesmas, pasar tradisional, sekolah, dan kebun mereka dengan jauh lebih bermartabat.

Seluruh rangkaian kegiatan pada hari ke-6 ini berlangsung tertib, lancar, dan aman. Tidak ada gembar-gembor seremonial — yang ada hanya tangan-tangan yang bekerja, komando yang tegas, dan tekad yang tidak goyah. Kapten Kav Andoko membuktikan bahwa pemimpin yang baik bukan yang duduk di balik meja, melainkan yang ikut memanggul batu bersama rakyatnya. Jembatan Perintis Garuda akan berdiri — dan ketika kelak warga menyeberanginya, mereka tahu bahwa jembatan itu dibangun dengan peluh prajurit dan gotong royong yang sesungguhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Pemkab Bangkalan Diminta Beri Perhatian untuk Keluarga Korban Warga Kwanyar Tersambar Petir di Tragah

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Peristiwa meninggalnya warga akibat tersambar petir di Desa Keteleng, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan menyisakan duka mendalam bagi ...

Pertahankan Gelar Juara Umum, SMPN 1 Kokop Bangkalan Juara Bertahan Kejurkab LKBB 2026

BANGKALAN || timesmerahputih.com- SMP Negeri 1 Kokop, Kabupaten Bangkalan kembali menorehkan prestasi gemilang. Sekolah tersebut sukses mempertahankan gelar Juara Umum ...

Judi Sabung Ayam di Wadung Tetap Melenggang, Pakar Hukum : “Indikasi Pembiaran Polres Malang Kuat”

MALANG — Praktik perjudian sabung ayam skala besar di wilayah hukum Kepolisian Resor Malang kian merajalela. Ironisnya, aktivitas ilegal yang ...

MAKAM CAKAR BUDAYA PUTRI CAMPA DAN BRAWIJAYA V DI TROWULAN, EMPAT PRESIDEN DISEBUT PERNAH BERKUNJUNG, AGUS FLORES RUTIN TABUR BUNGA

JAKARTA,-  1 NOVEMBER 2026 MOJOKERTO Situs makam yang dikenal masyarakat sebagai makam Putri Campa dan Prabu Brawijaya V di kawasan ...

Bukan Sekadar Festival, Heru Satriyo Sebut The Biggest Culture of Jatim with UKM/UMKM Ekraf Festa 2026 Sebagai Manifestasi Kolaborasi Budaya dan Ekonomi Kreatif

BANYUWANGI – Perhelatan The Biggest Culture of Jatim with UKM/UMKM Ekraf Festa 2026 semakin menunjukkan daya tariknya sebagai ruang kolaborasi ...

Kapolri Perkuat Sinergi dengan Kemendes, Dorong Desa Bersih Narkoba dan Pemberdayaan Masyarakat

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Dr. Sujudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.H., memperkuat sinergi dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah ...
error: Content is protected !!