Dari Jeda Menuju Laga Besar: Banyuwangi Bersiap Gelar “Piala Dunia” AHYFC

BANYUWANGI –Times merah putih.com//Suasana hangat dan penuh sukacita dalam momentum Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah perlahan mulai bergeser. Masa jeda telah usai. Kini, denyut kehidupan kembali terasa, terutama di lapangan-lapangan yang akan menjadi saksi lahirnya semangat kompetisi dan sportivitas.

Di tengah transisi tersebut, Kabupaten Banyuwangi tengah mempersiapkan sebuah ajang besar yang digadang-gadang menjadi “piala dunia”nya sepak bola lokal. Turnamen AHYFC akan mempertemukan sekitar 250 tim dari seluruh kecamatan, menjanjikan pertarungan sengit yang sarat gengsi dan kebanggaan daerah.

Persiapan pun tidak dilakukan setengah hati. Pembina AHYFC, Michael Edy Haryanto, turun langsung ke lapangan. Dengan langkah ringan saat lari pagi, ia tak hanya menjaga kebugaran, tetapi juga memastikan setiap sudut lapangan siap menjadi arena pertandingan yang layak.

Namun, dari inspeksi tersebut, muncul satu temuan penting. Rumput lapangan yang dibiarkan tumbuh selama masa libur kini menjulang dan berpotensi mengganggu jalannya pertandingan. Sebuah detail yang mungkin terlihat sepele, namun krusial dalam menjaga kualitas permainan.

Tanpa menunda waktu, langkah cepat pun disiapkan. Perapian rumput akan segera dilakukan agar lapangan kembali dalam kondisi ideal rata, aman, dan nyaman bagi para pemain yang akan bertanding.

“Ini bukan sekadar turnamen, tapi soal kesiapan dan keseriusan kita dalam menghadirkan kompetisi yang berkualitas,” tegas Michael Edy Haryanto di sela peninjauan.

Sementara itu, Michael Edy Haryanto mengungkapkan bahwa turnamen ini ditargetkan resmi bergulir pada Mei mendatang. Persiapan terus dimaksimalkan, tidak hanya pada kondisi lapangan, tetapi juga pada aspek teknis dan pelaksanaan secara menyeluruh.

Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini diharapkan menjadi panggung bagi talenta-talenta muda Banyuwangi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Sebuah ruang lahirnya pemain-pemain potensial, sekaligus penguat semangat persatuan di tengah masyarakat.

Ketika peluit pertama nanti ditiup, bukan hanya pertandingan yang dimulai. Tetapi juga harapan, ambisi, dan kebanggaan dari seluruh penjuru Banyuwangi.

Reporter ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Tak Ada Sekat di Ruang Humas: AKP Hadi Ismanto Bangun Jembatan Kepercayaan antara Polisi, Media, dan Masyarakat

SURABAYA, 12 Juni 2026 — Di tengah derasnya arus informasi yang bergerak dalam hitungan detik, kepercayaan menjadi sesuatu yang semakin ...

Di Balik Panggung Expo Konstruksi 2026 Surabaya: MAKI Jatim Ungkap Bayang-Bayang Rekanan Berulang dan Ujian Integritas Pengadaan PUPR Jawa Timur

SURABAYA, 9 Juni 2026 — Gemerlap Expo Konstruksi dan Forum Jasa Konstruksi 2026 yang digelar di Ballroom Grand City Surabaya ...

MAKI NTB Apresiasi dan Kawal: Skandal Pengadaan Rp5,1 Miliar Terkuak, Empat Tersangka Resmi Dijerat Kejari Lombok Tengah

LOMBOK TENGAH, 11 Juni 2026 — Penetapan empat tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Dump Truck dan Arm Roll pada ...

Wujud Bakti Warga Binaan Lapas Banyuwangi Melalui Partisipasi dalam Program Bedah Rumah

BANYUWANGI –Times merah putih.com//Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ...

Dandim 0824/Jember Letkol Inf. Rifqi Muhammad Syuhada, S.I.P., M.I.P. Tegaskan Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla, Simulasi TNI AD di Wuluhan Jadi Bukti Nyata Negara Hadir Melindungi Rakyat

JEMBER – Kamis (11/6/2026). Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan lagi dipandang sebagai persoalan biasa yang hanya berdampak pada ...

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250/Liter, Ketua AWI Banyuwangi Soroti Dampak Ekonomi Masyarakat

BANYUWANGI – Penyesuaian harga sejumlah jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi yang dilakukan PT Pertamina (Persero) mulai Rabu (10/06/2026) ...
error: Content is protected !!